⠀⠀ ⠀⠀ ⠀ ⠀ ditulis bersama: Yanai Akira
⠀⠀ Dering bel sekolah berbunyi, menjadi pertanda bahwa pelajaran telah usai. Murid-murid lantas berhambur keluar dari dalam kelas. Ada yang langsung menuju ke asrama, ada yang mampir ke kantin terlebih dahulu demi mengisi perut, ada pula yang melakukan berbagai hal lain. Di antara gerombolan murid tersebut, terdapat Shimazaki Aika yang memilih untuk bergabung dengan para murid yang hendak menuju ke kantin.
⠀⠀ Sebenarnya, kantin bukan lah tujuan utama si nona. Ia hanya mampir sejenak, menyempatkan diri membeli sekotak susu dan sebungkus kue untuk kemudian diboyong ke perpustakaan.
⠀⠀ Ya, setelah ini ia akan ke perpustakaan. Nona hendak kerjakan tugas. Tugas yang belum jua selesai semenjak pertama kali ia mengerjakan. Bukannya tanpa alasan. Waktu itu, ia pernah menetap di perpustakaan hingga malam untuk membaca-baca sebelum menulis rangkuman. Namun, ia diganggu oleh makhluk tak kasat mata. Dengar-dengar sih, makhluk itu memang penunggu perpustakaan. Entahlah, Aika tidak begitu tertarik perihal itu. Terlalu menyeramkan sebab dirinya suah bertemu langsung.