Anda diam? Saya juga. Anda bicara, saya tetap diam. Hay kawan, anda punya mata, telinga tapi bukan hati. Do I look care? (: Saya jengah mengambil hati tiap mimik muka anda, saya jengah dg kriwilan2 kecil anda, maka apa yang sudah anda berikan saya anggap impas dengan sakit hati yang saya rasakan. Kita impas, saya tidak ingin ada hutang budi yang harus saya bawa mati. Silahkan diam, sesuka anda. Saya, tidak peduli (:












