Berita Terbang
Dikapal ini, ada satu juru ikat yang senang sekali dengan berita-berita negara dan segala teori konspirasi. Gimana si ibu ini dulu maju dan didukung oleh siapa-siapa-siapa dibelakangnya, lalu bagaimana si bapak ini bisa jatuh, karena perkara ini-itu. Bagaimana pergerakan penguasa kecil di negara ini bisa menyebabkan hasil yang berbeda bila ia bergerak hari ini atau keesokan harinya. Cih, gue sih gak paham. Tapi ya mendengarkan hal-hal ini sangat menarik. Semacam gue lagi putar-putar di facebook dan menemukan posting orang mengenai tokoh lama yang pergerakannya bak pahlawan tanpa pengakuan, karena dia memadamkan api sebelum api itu menyala.
Kesemua-semua ini sering hanya bersumber dari satu suara yang tidak jelas rimbanya. Mungkin orang yang pertama kali bicara bisa kita verifikasi bahwa ia orang yang jujur. Tapi perlu kita tanyakan langsung kepada sang penyampai apa dia melihat sendiri atau mendengar lagi dari orang lain? Kalau dia melihat langsung dan mengikuti segala macam kejadian yang dia ceritakan, bisa jadi cerita yang dia berikan sudah berkurang setengah dari kebenaran. Dari situlah kita butuh orang kedua yang perlu memverifikasi beritanya. Kalau sang penyampai hanya mendengar dari orang lain, bisa jadi cerita sudah berkurang setengah dari setengah. Apa lagi bila dia hanya mendapat cerita dari orang kedua setelah yang melihat. Maka ceritanya hanya bernilai setengah dari setengah dari setengah. Kalau tanpa dia ketahui, sang penyampai yang jujur, mendapat cerita dari orang yang senang berfitnah, maka bisa jadi dia hanya mendapat cerita setengah dari setengah dari setengah dari nol. Tidak ada isinya, tapi ada ceritanya.
Tidak ada yang salah bila ada orang yang suka bercerita apa yang dia tahu. Tapi harusnya dia perlu mencari lebih lanjut mengenai apa yang dia dengar. Karena bisa jadi ceritanya didengar oleh orang yang pendek akal dan memulai sesuatu yang tidak kita inginkan. Bisa jadi cerita ini seperti menyulut api di sabana yang kering dan panas, api dimulai dengan kecil, lalu tiba-tiba menjadi besar dan luas. Hingga tidak ada yang bisa mengendalikan dan hanya berhenti ketika sudah tidak ada lagi yang bisa terbakar. Aih, gue sih memang suka membaca atau mendengar cerita semacam ini. Tidak ada yang salah toh? Sebagian besar ceritanya hanya berakhir di kepala gue. Semua ceritanya menarik. Seperti cerita dewa-dewi. Kalau ada dalang yang pintar sudah dijadikannya cerita wayang. Siapa tahu lebih menarik dari cerita aslinya.
[]










