
seen from United States
seen from Australia
seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Ukraine

seen from Ukraine

seen from Türkiye
seen from Türkiye

seen from South Africa

seen from Israel

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Brazil
seen from Belgium

seen from Malaysia
I think He is a fool for letting you go! @ikanatassa ~ divortiare
Alexandra, I hate to sound like cheesy romantic novels, but just because He hurt u, doesn’t mean its gonna happen again when you open ur heart again to the next guy, right? @ikanatassa ~ divortiare
Divortiare, Twivortiare, dan Twivortiare 2
Aku mulai suka baca dan ingin baca novel-novelnya Ika Natassa setelah aku baca Antologi rasa, meskipun aku udah baca Critical Eleven sebelumnya, it was long time ago. Kebetulan di jogja novel Divortiare habis di hampir semua Gramedia di Jogja. Akhirnya aku menemukannya di Semarang, ceritanya waktu liburan di Semarang.
I love Divortiare! Kisah tentang Alexandra yang cerai dari (mantan) suaminya, Beno, menyita seluruh waktuku. I did enjoy every second reading this novel, tentang perjalanan Alexandra yang ingin menghapus kenangan tentang Beno. Ikut senang waktu Alexandra mendapat perhatian dari orang lain, perhatian yang selama ini nggak dia dapatkan dari pernikahannya dengan Beno. Sekaligus marah bercampur sedih waktu kenangan tentang Beno yang kembali mengudara. Marah waktu ingat betapa egois mantan suaminya itu. Sedih waktu ingat momen-momen indah bareng Beno, yang cuma tinggal kenangan.
Perceraiannya dengan Beno menghasilkan luka yang dalam. Dia tak lagi percaya dengan pernikahan. Dia trauma.
“Commitment is a funny thing, you know? I’s almost like getting a tatto. You think and you think before you get one. And once you get one, it sticks yo you hard and deep.”
Akankah Alexandra menikah lagi? Akankah kembali pada Beno? Ataukah membuat kisah baru dengan orang lain?
Setelah baca Divortiare, aku penasaran banget sama kelanjutan kisah Alexandra. Tanpa menunggu waktu lama, aku langsung beli buku kedua, Twivortare. Buka halaman pertama, ada perasaan kecewa karena ternyata bentuk sajiannya nggak seperti buku sebelumnya. Aku jadi malas bacanya. Tapi karena penasaran, aku “terpaksa” menikmati.
Bentuk penyajian cerita di Twivortiare seperti format twitter, dimana banyak tanda ‘@’ yang diikuti dengan nama akun seseorang. Karena terlalu banyak tanda-tanda yang nggak umum ada di novel-novel kebanyakan, novel ini jadi membingungkan. Membingungkan berujung pada membosankan.
Tapi lama kelamaan, aku menikmati novel dengan bentuk yang membingungkan ini, meskipun dengan adanya sedikit paksaan. Sedikit paksaan itu hilang tergantikan dengan cerita Alexandra yang nagih. Ya, bener-bener nagih.
Sama seperti sebelumnya, selesai baca twivortiare, aku langsung beli twivortiare 2 dengan alasan yang sama, penasaran. Bentuk novel ketiga dari seri Alexandra ini masih seperti format twitter, namun lebih teratur, lebih tidak membingungkan dari twivortiare sebelumnya.
Overall, these are awesome! Aku suka banget dan bikin baper euy! Dan aku yakin setiap orang yang baca ini pasti baper. Ceritanya ringan tapi nggak cheessy dan bukan roman picisan.
Terutama twivortiare dan twivortiare 2, banyak menceritakan tentang marriage life. Apa yang sebaiknya dilakukan sebagai suami, sebagai istri. Alur cerita nggak cuma berisi kisah Alexandra, melainkan juga beberapa pemikiran dan petuah sederhana. So, nggak cuma menghibur, serial ini juga memberikan berbagai pengetahuan.
Dari seluruh isi serial ini, kayaknya lebih baik kalau ada tanda 18+ deh, soalnya ceritanya banyak yang mengarah ke dewasa, as I told, most of it about marriage life.
I don’t believe they are fictional characters! They are like real for me, or perhaps for everyone who read these books. Ika Natassa is Brilliant!
So, if you find a guy like Beno, yang nggak macem-macem dan sayang sama lo, udah kawinin aja. Hidup lo akan tenang, percaya sama gue - Alexandra ,hal 120. Setelah #Divortiare ini adalah buku kedua dari seri Beno-Alexandra. Isinya? Well, ini kumpulan twitt dari @alexandrarheaw Duh ya emang Beno kadang minta digampar, lempengnya itu loh! Tapi he really hard work for make Alex happy. Tapi karena udah tahu gaya tulisannya kak @ikanatassa yang campur bahasa inggris sih jadi udah nggak kaget kalau Alex ngomong campur ya, emang kerjaan dia juga jadi banker. Alex and Beno married again! Wohooo, akhirnya perjuangan peletnya Beno di Nasi goreng sabang berhasil. Masalah mereka emang sama sih, Beno yang jadi dokter bedah paling sibuk vs Alex yang jadi Banker super sibuk juga. And? Yes, berantem-baikan, berantem-baikan. Begitu terus, dan inilah kisah mereka. Beno kalau nulis surat pakai tulisan khas dokter kok keren amat? Ini Wina juga kadang iri, well, bestfriend is beestfriend. Always. Deep down, I always knew that everything will be alright. No matter how much in troble you both are with each other, somehow I knew that eventually everything will be alright. -Wina to Alexandra, hal 272 Sudah, siap2 bulan depan beli #Twivortiare2 setelah gajian! Wohhoooo😎😎 #reader
#ikanatassa . ~•~ Divortiare >> Rp. 67.000 ~•~ WA / LINE : 085640654073 #divortiare
With my favorite author ever ❤️ . . #blessed #grateful #favoriteauthor #indonesianauthor #taol #criticaleleven #antalogirasa #twivortiare #tvyw #divortiare (at Gramedia Summarecon Serpong)
Kita tidak akan pernah bisa mengontrol apa yang dibicarakan orang tentang kita, tapi kita harusnya punya pilihan untuk memosisikan diri apakah akan mendengarkan itu atau tidak.
Ika Natassa