Perasaan, budaya nyinyir dan membumbui berita makin ngetrend pisan mulai tahun 2016. Cuma pasti sudah terjadi tahun-tahun sebelumnya. Istilah haters, netizen makin ramai terutama media social instagram bisa dipublic settingnya. Jd kita bisa liat aktifitas orang lain & orang lain pun bisa mensetting ig-nya agar bisa dilihat siapapun.
Analisa pribadiku sih ada beberapa point yang muncul sebagai side effect perkembangan ig ini
(+-) Dagangan bisa dijajakan lewat produk yg tertampang, keuntungan meningkat
(+) Brand produk/jasa bisa diselipkan lewat ig agar dilihat setiap hari
(+) Medsos memberikan rekomendasi, circle, berkait2an jadi cakupannya lebih luas. Baik untuk mengenal orang asing/pun marketing
(+-) Kesempatan mengemukakan pendapat terbuka seluas-luasnya, meskipun tidak saling kenal sama sekali
(+) Batas teman/followers hampir tak terbatas
(+-) Tampilan Visual lebih eyecatching, apalagi didukung oleh video & instastory yang memungkinkan setiap orang mendokumentasikan setiap aktifitasnya 24jamx7 hari
(-) Membuka peluang besar untuk membuat akun palsu/ganda sekedar untuk menjatuhkan/mendongkrak popularitas
(+-) Instagram hampir tidak ada filter sama sekali, jika tidan disetting untuk terbatas
Karena side effect positif dan negatif tersebut, terbentuklah sifat baru, yaitu nyinyir/ iri dengan kebahagiaan/ rezeki orang lain. Membentuk pola pikir, reaksi dan tindakan berdasarkan hati yang kotor karena iri dengki, hasad hasud. Berita menjadi gosip. Permainanya yaitu membuka aib atau memfitnah dengan bumbu dan kata penyedap agar gosip semakin fenomenal luar biasa.
Jadi faham mengapa ghibah itu betapa buruk dan borok efeknya. Menimbulkan bersatunya makhluk2 yang tidak ada kerjaan yang mengkritik pedas dan bahkan memfitnah orang tertentu. Mereka yang dulu mungkin tidak berkelompok, kini mereka berkelompok dan membentuk gerakan penghancuran. Menghancurkan kehidupan orang lain dengan fitnah dan bumbu2 kata agar semakin sedap didengar.
Korbannya yang paling dirugikan. Dosa lainnya yaitu membuat orang lain yang tidak peduli jadi ikut percaya fitnah dan membenci tanpa sebab. Mengerikan, sangat mematikan. Dimulai dari berita+bumbu-bumbu+improvisasi+fitnah = pembullyan dan pengeroyokan massal. Nauzubillah.
Berhasil! atas kerjasama :
✓ Koki ( pemberi bumbu racun )
✓ Cenayang ( pemberi fitnah )
✓ Seller ( menyebar luaskan fitnah )
Nauzubillah, betapa berbahayanya dosa ghibah. Astaghfirullahal'adzim. Semoga kita dijaukan dari teman/saudara yang memiliki penyakit hati yang begitu kuat, agar tidak tertular dan membuat dosa yang sama. Dosa jariyah.
Mengubah dan mempengaruhi orang lain itu sulit, jadi perilaku yang harus dimulai dari diri sendiri :
✓ Hijrah begitu mendengar topik ghibah
✓ Jika tidak memungkinkan, dengarkan music/ cari kesibukkan lain, abaikan
✓ Jangan pernah mengiyakan dengan pikiran/hati
✓ Jangan ikut-ikutan berprasangka
✓ Jangan ikut-ikutan membenci orang yang sama sekali tidak pernah menyakiti kita. Being cool dan tetap baik kepada orang yang dinyinyir
✓ Jika benar-benar penasaran, konfirmasi/ tabayun langsung. Jika tidak bisa, telan bulat-bulat, jangan sampai bocor keluar
✓ Tanggapi ghibbah dgn cengengesan & diam, mengingkari dlm hati, diucapkan jika memungkinkan
✓ Ingat dosa ghibah begitu mengerikan!
Siapa yg tidak mau berubah, ia akan kalah!