ketika kata 'cieciee' tak ubahnya adalah rasa cemburu yang terselubung :p
Liat teman yang rajin belajar --> CIECIEEEE.. rajin bener, target cumlaude ya?
cemburu tipe I, tipe klasik, tapi ketahuan sekali kalo dari lubuk hati terdalam, yang bercie-cie pasti juga pengen serajin orang yang di-ciecie-in, pengen juga belajar fokus, tapi apa daya penyakit ngeyel dan prokrastinasi lebih mendominasi.
Liat teman yang rajin berbisnis, buat menyambung hidup atau sekadar penyambung hobi --> CIECIEEEE.. lagi kejar setoran nih? sudah.. tak perlulah porsir masa muda secara berlebihan
cemburu tipe II, tipe median, ini jarang terjadi, paling cuma dua-tiga orang jadi targetnya, tapi sekalinya ada yang begini, saya yakin, cemburunya orang yg bercie-cie ini pasti lebih dalam, seperti tertampar, merasa tak ada guna jadi manusia tak berpenghasilan seperti orang yang di-ciecie-in.
Liat teman yang mulai intens membaca dan mencari ilmu-ilmu tentang pernikahan --> CIECIEEEEE.. yang sudah kebelet nikah, santai aja kenapa? keep kalem bro, jodoh itu akan datang pada waktunya
cemburu tipe III, tipe eksklusif. Biasanya menyerang mahasiswa tingkat akhir atau yang lagi masa transisi dari sarjana ke dunia nyata yang namanya "pekerjaan". Sebenarnya ini hanya tebakan sih, tapi entah kenapa tema "pernikahan" selalu menjadi tema paling menarik. Belum ada seorang pun yang saya kenal mengaku tidak menginginkan pernikahan, meski beberapa ada yang lebih memprioritaskan karir terlebih dahulu.
Sebenarnya ada banyak keadaan yang biasanya jadi bulan-bulanan CIECIEE-an di sekitar saya, tapi untuk kali ini, saya cuma mengambil beberapa tipe, terkait fenomena CIECIEE yang belakangan ini selalu saya alami, dan lakoni, tapi baru menyadari, berCIECIEE ria itu juga tak begitu baik. Bisa mematikan niat dan pergerakan positif dari target CIECIEE-an kita. Meskipun kita sadar -atau tak sadar-, sebetulnya kita hanya bercanda dan mencoba mengekspresikan rasa cemburu terselubung ini, dengan suasana yang lebih ceria. Tapi sekali lagi, jika ada hal yang lebih baik untuk diungkapkan yang bisa membuat teman2 kita untuk tetap bersemangat dengan sikap2 positifnya, kenapa kita tidak coba untuk dukung penuh? dan untuk cemburu terselubung itu, tak mengapalah untuk diungkapkan, biar teman kita itu juga bisa meradiasikan energi2 positifnya untuk memotivasi kita untuk menjadi lebih baik.