Peluk jauh untukmu 🤗✨

seen from United States
seen from Japan
seen from United States
seen from United States
seen from Japan
seen from China
seen from United States
seen from Italy

seen from Sweden

seen from Netherlands

seen from United States
seen from China
seen from Japan
seen from Sweden
seen from China
seen from Sweden

seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from Mexico
seen from Belgium
Peluk jauh untukmu 🤗✨
Masa lalu tidak akan berubah meski ditangisi, tetapi masa depan masih bisa diubah. Sebab itu jangan menyerah ya. Bangkitlah dan tegakkan diri untuk meraih impian kita. Judul: Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan Penulis: Teruko Kobayashi Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tebal: 224 halaman Harga P.Jawa: Rp. 107.000 Harga E-book: Rp. 99.000 Order: @MediaYosi Silahkan click contact @mediayosi untuk pemesanan buku atau dapat hubungi kami melalui ☎️ WA 0895 2541 1915 (Cleo) ═════════•❁🎉🚴❁•════════ #halhalyangbolehdantakbolehkulakukan #terukobayashi #rekomendasibuku #infokesehatanmental #mindset #polapikir #konseling #konselor #mlwntees #berbagirasa #yangterdalam #katakatabijak #katakata #fiersabesari #kutipan #melodydalampuisi #katagalau #videokata #senjateutic #pathdaily #katahatiku #perjuangan #pecahankaca #ungkapanhati #motivasionlinequotes #senimanvisual #statuswakekinian #mediayosi (di Purwokerto) https://www.instagram.com/p/Cl7xCliPPhm/?igshid=NGJjMDIxMWI=
Emosi yang tidak terespreksikan tidak akan pernah mati. Emosi itu dikubur hidup-hidup dan akan tampil dengan cara yang lebih buruk.
Sigmund Freud
KEHILANGAN, DAMAIKAN HATI
Kehilangan menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Kehilangan memaksa seseorang untuk melepaskan sesuatu ataupun seseorang yang selama ini sudah digenggam begitu erat. Kehilangan pun memaksa seseorang untuk terbiasa hidup tanpanya dan melewati hari-hari dengan kesendirian.
Tidak ada yang baik-baik saja dengan kehilangan. Seseorang harus melalui fase-fase yang tidak mengenakan hati, mengganggu pikiran, aktivitas dan pekerjaan. Kehilangan membuat seseorang tidak bersemangat menjalani hidup, mudah merasa lelah, emosional, tidak nafsu makan, dan lain sebagainya.
Bahkan yang lebih ekstrimnya, kehilangan dapat membuat seseorang stres dan depresi berkepanjangan. Itu semua terjadi saat seseorang terlalu larut dalam kehilangan dan tidak menerima takdir yang telah ditentukan oleh Allah SWT.
Namun percayalah, sesungguhnya semua fase itu adalah obat. Obat yang terasa pahit pada awalnya tetapi menyembuhkan dan melegakkan pada akhirnya. Itu semua dapat tercapai, jika kita bisa berpikir positif dan bijak dalam menghadapinya. Jika kita bisa menerima dan berdamai dengan diri dan takdir dari Allah SWT. Hal ini karena sesungguhnya hanya Allah yang tahu apa yang terbaik untuk kita.
Boleh jadi kita membenci sesuatu padahal itu amat baik buat kita dan boleh jadi kita mencintai sesuatu padahal itu amat buruk bagi kita. Jadi, Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan dibandingkan kita sendiri. Berusaha untuk berbaik sangka kepada Allah dan menyelami hikmah apa yang hendak Allah titipkan dibalik kehilangan tersebut.
Terkadang kehilangan adalah cara terbaik untuk terlepas dari luka dan sakit hati. Menyelematkan hati dan diri dari luka, kecewa, dan sakit hati berkepanjangan. Menjaga kesehatan mental sendiri yang selama ini terabaikan karena tuntutan, cacian, dan tekanan dari orang lain.
Mungkin selama ini kita terlalu sibuk memenuhi ekspektasi orang lain sampe lupa ada diri sendiri yang juga butuh diterima apa adanya tanpa syarat dengan segala kurang dan lebihnya.
Kehilangan mengajari untuk lebih peduli pada kesehatan mental diri sendiri. Mengajari untuk lebih bisa mengenali karakter dan potensi diri sendiri. Mengenali apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh diri sendiri. Butuh waktu, pikiran yang jernih dan hati yang lapang untuk memahami makna dari kehilangan.
Semoga kita senantiasa diberi kelapangan hati, kedamaian, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan.
Dalamnya sebuah Keputusan
Jika ada sekiranya situasi yang membuat kita tidak nyaman, seseorang yang menyakiti hati, atau keadaan menghadapkan kita pada hal yang sulit. Jangan menghabiskan waktu untuk mencari validasi pada orang lain,
"haruskah aku mundur?"
"haruskah aku menyerah?"
"haruskah aku sedih?"
"haruskan aku pergi?"
Semua jawabannya tak akan pernah kita temukan dari orang lain.
Karena sejauh mana kita memberi toleransi pada keadaan, sekuat apa kita mampu bertahan, diri kitalah yang mengetahui.
Putuskanlah sesuatu, kita yang akan merasakan semua resiko setelahnya, dan kita pula yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri.
Terakhir,
Selamat memutuskan! Tidak merisaukan apa-apa, juga termasuk keputusan, kok :)
25 Oktober 2020
Febrina Kecil Maunya Apa?
bincang psikologi #01
Mendengar lagu dari Nadin Amizah yang berjudul “Kereta Ini Melaju Terlalu Cepat” selalu membuatku sedih ingin menangis hingga merinding. Seperti ada makna tersirat yang sangat dalam melalui liriknya. Ku kira hanya reaksi sesaat saat mendengarnya pertama kali. Nyatanya rasa yang sama selalu menyelimuti sertiap mendengarnya. Terasa sedih sekali. Aku merasa hanyut dan terseret dalam alurnya. Mungkin ini hanya ilusi. Tapi tidak! Ini nyata meski tak kasat mata. Dalam pemahamanku, liriknya mengisyaratkan akan cepatnya semua berlalu hingga kita belum siap menerimanya. Entah itu makna yang sebenarnya ingin Nadin sampaikan atau bukan. Aku menangkapnya demikian. Ini pasti ada sesuatu yang tidak baik-baik saja dalam diriku. Ternyata benar. Aku takut menjadi dewasa. Aku belum siap. Kehidupan ini berlalu begitu cepat. Aku tertatih-tatih mengejarnya. Berharap waktu sedikit melambat agar aku bisa menggapainya tanpa terengah. Aku tak bisa lari dengan cepat. Ada sosok anak kecil yang perlu kurawat, kujaga, kuperhatikan, dan kuselesaikan. Dia bersemayam di dalam tubuhku bertahun-tahun. Di dalam diriku, hati dan pikiranku. Mengikutiku kemanapun aku melangkah. Dia tetap kecil meski aku terus bertumbuh. Dia ada, nyata, tapi tak kasat mata. Dia Febrina kecil yang kusebut “inner child”.
Inner Child. Sebagian orang mungkin sudah pernah mendengarnya atau bahkan sudah memahaminya. Tapi aku yakin tidak sedikit juga yang belum mengetahuinya. Pasti ada yang masih asing mendengar istilah ini. Atau bahkan mungkin ada yang baru pertama kali ini mendengarnya? Mari duduk dulu di sudut ternyaman atau berbaring di tempat tidurmu. Akan aku jelaskan. Inner child adalah karakter dalam diri seseorang, dalam diriku, dalam dirimu, dalam diri kita semua yang terbentuk pada masa kecil akibat dari pengalaman atau peristiwa yang yang dapat mempengaruhi hidup kita. Baik itu di lingkungan rumah semasa dalam pengasuhan orang tua, ataupun di lingkungan luar. Karakter itu melekat kuat di dalam ingatan. Bersemayam di alam bawah sadar yang sesekali akan menampakkan wujudnya. Wujudnya berupa sikap atau perilaku kita yang tanpa sadar sebetulnya itu adalah diri kita di masa kecil. Inner child mempengaruhi sisi kepribadian seseorang apabila tidak dirawat.
Sedewasa apapun seseorang pasti ada sisi kekanak-kanakan yang tertinggal
Manusia bertumbuh menjadi dewasa, tetapi inner child tidak. Dia adalah “sosok kecil” diriku yang terbentuk dari luka batin. Dia begitu kekanak-kanakan saat merajuk keluar melaui alam bawah sadarku. Pada beberapa peristiwa, sering aku tidak menyadari bahwa Febrina kecil sedang terluka. Terkadang aku bisa menjadi pemarah di keadaan tertentu meski hanya sesaat dan menjadi panik saat situasi tertentu. Itu semua terjadi karena aku sering dibentak oleh ayahku yang kadang kasar. Aku selalu dituntut oleh ayahku yang perfeksionis. Hal itu menjadikanku takut berbuat salah. Aku tau, sebenarnya yang sedang marah itu sosok kecilku. Yang merasa panik dan ketakutan adalah sosok kecilku. Ketika kecil aku sedikit dikekang. Itu membuat sosok kecilku merindukan kebebasan yang menyebabkan aku tidak betah berada di tempat yang membosankan dan sendirian. Aku butuh teman untuk berdialog, berdiskusi, bercerita, dan bertukar pikiran. Sebenarnya kedua orang tuaku adalah sosok yang penyayang. Mungkin saja caranya berbeda setiap orang. Aku tetap berterima kasih kepada mereka yang telah menjadikanku seperti sekarang sehingga aku banyak belajar tentang diriku sendiri.
Waktu kecil aku pernah di-bully. Ya, aku korban bullying. Bukankah begitu menyakitkan menjadi korban bullying? Kamu semua yang pernah mengalaminya pasti marah dan sedih ketika mengingatnya. Menjadi korban bullying dengan inner child yang belum sembuh akan menimbulkan efek jangka panjang. Ditambah lagi dengan orang tuaku yang tidak pernah mengapresiasi pencapaianku ketika kecil. Luka batin yang dialami sosok kecil ini akan berpengaruh hingga dewasa. Luka yang terakumulasi membuatku menjadi pribadi yang kurang percaya diri dan kurang berani berekspresi. Sulit sekali rasanya menyampaikan perasaan yang sedang aku alami terkadang. Aku hanya berani bercerita dengan orang terdekatku, seperti teman dekat yang sudah bertahun-tahun. Bisa dibilang inner circle. Bukan dengan orang rumah aku bercerita. Aku tidak berani mengeluh di rumah. Terkadang aku merasa sendiri. Tidak ada tempat untuk sekadar mengistirahatkan pikiran lelah. I don’t have a home!
Walaupun inner child identik dengan efek yang negatif, sebenarnya juga ada sisi positifnya. Aku menjadi selalu berusaha disiplin dan tepat waktu akibat keperfeksionisan ayahku. Aku menjadi orang yang mudah berempati akibat sifat penyayang ibuku. Biasanya efek positif dari inner child tidak terlalu diperhatikan karena tidak menimbulkan masalah. Efek positif tersebut terbentuk dari kehidupan masa kecil yang cerah, ceria, dan menyenangkan penuh kasih sayang. Hal tersebut tentunya perlu diperhatikan bagi para orang tua tentang cara pengasuhan yang dapat mempengaruhi inner child sang anak. Bagaimana cara menanamkan inner child yang positif, orang tua harus belajar banyak ilmu parenting. Inner child biasanya terbentuk juga atas ketidaksengajaan perilaku orang tuanya yang ditangkap oleh indra sang anak dan akan menetap menjadi memory jangka panjang. Baik dalam waktu pengasuhan secara langsung maupun secara tidak langsung.
Jika inner child positif tidak menimbulkan masalah bagi seseorang, lalu bagaimana mengatasi inner child negatif? Inner child negatif harus diselesaikan agar tidak terbawa dalam pola pengasuhan anak kita kelak. Orang tua yang memiliki inner child negatif yang belum terselesaikan dan tidak diperhatikan memiliki peluang besar untuk menurunkannya pada sang anak. Jangan sampai luka batin dari sosok kecilmu itu memiliki generasi. Untuk menyelesaikan inner child kita harus menerimanya terlebih dahulu. Menerima adanya sosok kecil dalam diri kita yang mungkin kadang terabaikan. Atau bahkan mungkin tidak kita kenali sehingga dilupakan. Sesekali luangkan waktumu di tempat ternyamanmu. Sapalah anak kecil tak kasat mata yang ada dalam dirimu. Dia adalah replika dirimu di masa lalu yang butuh perhatianmu. Kita perlu berdialog dengannya, rangkullah dia, usap kepalanya dan tenangkan dia. Katakan padanya bahwa “aku sudah memaafkan kejadian-kejadian di masa lampau yang menyakitkan”. Aku sudah aman, dicintai dan hidup dengan damai. Aku baik-baik saja.
Sudah lama aku ingin menuliskan ini. Hanya satu dua orang yang tau tentang ini. Sebenarnya ada sedikit ketakutan untuk membagikannya. Ketakutan itu muncul akibat dari pikiranku sendiri. Apakah orang akan menerima aku dan sosok kecilku setelah mengetahuinya. Walaupun setiap orang pasti memiliki inner child entah mereka sadar atau tidak. Mulai sekarang cobalah kenali sosok kecil dalam dirimu yang berpengaruh dalam hidupmu selama ini. Mungkin saja dia perlu diperhatikan dan diselesaikan luka batinnya. Aku pun juga sedang dalam tahap menyelesaikannya. Dengan memperhatikan kehadiran sosok kecilku, aku merasa lebih baik. Aku merasa lebih percaya diri, berani, dan lebih mudah berekspresi. Menerima dan merawat kehadiran Febrina kecil dan berdamai dengan diriku untuk Febrina besar yang lebih baik.
Itu tadi adalah cerita dibalik lagu yang sangat menyentuh bagiku @lebensmoode
-feb 17/07/2020
Biro Psikologi di Bandung // Tempat-tempat yang Memberikan Pelayanan Psikologi di Bandung dsk
Tempat yang memberikan pelayanan kesehatan fisik sudah tidak asing kita temui, ada berbagai macam mulai dari klinik, puskesmas, sampai rumah sakit. Namun, seringkali kita melupakan pentingnya kesehatan mental dibandingkan kesehatan fisik. Padahal kedua-duanya (fisik dan psikis) memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan well-being seseorang.
Terkadang jika mengalami permasalahan yang berhubungan dengan psikologis, kita seringkali memakan mentah-mentah stereotipe “orang yang ke psikolog atau psikiater adalah orang dengan gangguan jiwa”, padahal tidak selalu. Dan kalau memang iya, apakah salah jika seseorang mencari pertolongan kepada ahli untuk membantu permasalahannya tersebut? Sama saja ketika seorang mengalami sakit fisik, ia akan mencari dokter. Begitu juga ketika mengalami permasalahan psikologis, sama pentingnya untuk mencari bantuan psikolog, bukan?
Dalam tulisan ini, saya akan memberikan sedikit referensi tempat yang bisa teman-teman datangi jika membutuhkan pelayanan psikologi. Teman-teman tidak perlu sungkan untuk bertanya dan meminta bantuan. Dan jika memiliki referensi tambahan tempat mana saja yang memberikan pelayanan psikologi yang diketahui, bisa dm saya untuk saya update :)
1. Biro Pelayanan dan Inovasi Psikologi (BPIP) Unpad, Bandung
BPIP merupakan biro psikologi di bawah naungan Fakultas Psikologi Unpad. Di tempat ini memberikan berbagai pelayanan psikologi untuk konsultasi, baik untuk klien anak, dewasa, maupun keperluan pendidikan (minat bakat, penjurusan, bimbingan karir). Bagi klien yang membutuhkan bantuan psikologis namun terkendala biaya, BPIP dapat memberikan keringanan biaya dengan melampirkan SKTM atau dokumen pendukung lainnya. Teman-teman bisa menanyakan lebih lanjut ke nomor kontak BPIP.
Jl. Ir. H.Djuanda No.438-B, Dago, Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40135
Jam Kerja: Senin-Jum’at 09.00-15.00 WIB
Telp: 022 2533431
2. Swaparinama
Biro Psikologi dan Manajemen Swaparinama letaknya tidak terlalu jauh dari BPIP, masih di sekitaran Dago. Tepatnya ada di sebelum McD Simpang Dago jika berjalan dari arah Baksil.
JL Siliwangi, No. 4, Coblong, Dago, Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40135
Telp: 022 2504919
3. Dwipayana
Biro Psikologi ini sebenarnya memiliki beberapa cabang selain di kota Bandung, yaitu di Jakarta dan Makassar. Dwipayana memberikan pelayanan konsultasi psikologi bagi anak. remaja, dewasa, juga untuk kepentingan pendidikan dan bimbingan karir. Dwipayana juga seringkali membuat acara seminar atau workshop bagi orang tua maupun anak-anak.
Jl. Panaitan No. 15, Bandung
Telp: 022 4205247
Website: www.dwipayana.com
4. Brawijaya Clinic, Bandung
Brawijaya Clinic memiliki beberapa cabang selain di Buah Batu-Bandung. Brawijaya Clinic adalah sebuah klinik kesehatan yang memberikan pelayanan dokter dan saat ini juga memberikan pelayanan psikologis dengan adanya psikolog dan psikiater.
Jl. KH. Ahmad Dahlan (Banteng) no. 40, Malabar, Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40262
Telp: 022 7308104
Website: https://www.brawijayahospital.com/
5. Tim Pelayanan dan Bimbingan Konseling (TPBK) Psikologi Unpad
Kalau yang ini adalah pelayanan psikologi yang khusus diberikan kepada mahasiswa Unpad, jadi yang menjadi klien di sini hanya mahasiswa Unpad. Letaknya ada di Gedung 1 Fakultas Psikologi Unpad, Jatinangor. Saat ini TPBK hanya menerima pendaftaran klien baru dari Senin-Kamis dari pukul 09.00-15.00 WIB. Biasanya jika overload atau tidak dapat ditangani, maka akan disarankan untuk datang ke BPIP Unpad (karena masih dalam satu naungan Fakultas Psikologi).
6. Poli Psikologi RS Dustira, Cimahi
Jika berada di sekitaran Cimahi dan memerlukan bantuan atau penanganan psikologi, RS Dustira Cimahi memberikan pelayanan tersebut di poli psikologi.
Jl. Dr Dustira No. 1, Cimahi
Senin - Jumat, 08.00 - 14.00 WIB (Pendaftaran 08.00 - 12.00 WIB)
Telp: 022 655220
fanpage FB: https://www.facebook.com/polipsikologidustira/
Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan :)
Sekarang Our Me-Time membuka layanan konsultasi dengan profesional Psikolog Klinis @k.aulia.r loh 😇🙏🏻
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui PM ke tumblr ini atau DM Instagram ke akun @ourmetime maupun akun Instagram @k.aulia.r ya ☺️🙏🏻
Teman-teman juga bisa langsung mendaftar melalui link
Registrasi Konseling di Our Me-Time
Apa pun masalahmu, bagaimana pun rahasiamu, jangan merasa sendirian. Akan ada jalan keluar untuk setiap kebuntuan bagi orang yang mencari. Kamu juga ga perlu menghadapi semuanya sendirian dan semoga mendapat pandangan baru yang mencerahkan.
Yuk, konsultasi ke profesional Psikolog! 🤗🤗