Aku suka melisankanmu, Ping. Sebab kau memang diciptakan untuk aku baca. Selama ini kau bagiku adalah terutama bunyi dan huruf. Aku selalu mendengarmu dimanapun meski tidak melihatmu, meski tidak selalu bisa menatap dan merasa ujudmu. Aku bisa memejamkan mata tetapi tidak akan bisa memejamkan telinga. Kalau pun kututup telingaku, kau tetap saja terdengar sebagai gabung di pusat kesadaranku. Aku suka mengingat-ingat Pak Wir akhir-akhir ini, Ping, dan berpikir bahwa kau tidak lain sederet rumus matematika yang pernah diajarkannya. Aku harus membacamu keras-keras agar bisa mendengarmu agar bisa mendengarkan suaraku sendiri. Agar bisa menghapalmu. _Yang Fana adalah waktu_ @damonosapardi #lightroompresets #photooftheday📷 #editphotos #puisisapardidjokodamono #yangfanaadalahwaktu (di Kampung Blekok) https://www.instagram.com/p/B-e7lSkDez2/?igshid=ye3f2r1hxglk