Besok udah lebaran ae. Siap-siap besok menjawab pertanyaan-pertanyaan horror👻 #efekjomblo (at Jomblo Ngenes) https://www.instagram.com/p/COxQjzYLur4/?igshid=kjimppraqaua

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Spain
seen from United States
seen from United States
seen from Serbia

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Canada
seen from Nicaragua
seen from United States

seen from Germany
seen from China

seen from United States

seen from Thailand
seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from United States
seen from Maldives
Besok udah lebaran ae. Siap-siap besok menjawab pertanyaan-pertanyaan horror👻 #efekjomblo (at Jomblo Ngenes) https://www.instagram.com/p/COxQjzYLur4/?igshid=kjimppraqaua
Sudah Saatnya Menikah Tapi Memilih Single Berisiko Sebabkan Penyakit
Inanews - Menikah atau tidak merupakan sebuah pilihan Ladies. Namun, sebuah penelitian menunjukkan suatu hal yang rupanya cukup mengejutkan. Setika seseorang memutuskan atau memilih menjadi single dan jomblo sementara sudah saatnya ia menikah, dikutip dari laman asiantown.net, hal ini justru sangat tidak baik dan berbahaya. Status single dikatakan bisa membunuh seseorang, meningkatkan risiko depresi dalam dirinya dan meningkatkan risiko stroke hingga 70%. Buruknya lagi, single di usia dewasa yakni di atas 35 tahun akan membuat seseorang lebih mudah meninggal dan tidak puas dengan kehidupan yang ia miliki. Menikah nyatanya memang memiliki manfaat untuk kesehatan. Menikah akan membuat seseorang lebih bisa mengontrol pola pikirnya serta pola hidupnya. Mereka yang telah menikah juga akan senantiasa menjaga kesehatan mereka. Tak jarang, mereka akan lebih cepat mendapatkan perhatian dan pengobatan ketika ia sakit, kurang enak badan atau stres. Keberadaan pasangan memang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Para ahli di Universitas Duke di Utara Carolina mengungkapkan bahwa orang-orang yang telah menikah akan mendapatkan perawatan yang lebih baik dari mereka yang tidak menikah. Sementara orang-orang yang memilih single atau tidak menikah dan sering dilanda kesepian, ia akan berisiko menderita berbagai penyakit dengan risiko yang lebih besar. Read the full article
Nabi Ya'qub pernah menunggu masa pertemuan dengan sang anak tercinta, Nabi Yusuf dan Benyamin. Nabi Yusuf pernah menunggu untuk keluar dari sumur, Nabi Ibrahim pernah menunggu hadirnya buah hari, Nabi Musa pernah menunggu saat yang tepat untuk membawa bani israel keluar dari penindasan di tanah Mesir, Nabi Muhammad pernah menunggu untuk memasuki kota Makkah setelah lama meninggalkannya, dan masih banyak lagi episode menunggu yang pernah dilalui oleh orang-orang besar bahkan para nabi sekalipun. lalu siapakah kita yang tak sabar menunggu..?
Tak perlu risau, karena Dia yang telah membelah lautan untuk Musa sangat kuasa untuk menautkan dua hati. Teruslah berdoa dan ikhtiar, tunggulah bila memang harus menunggu. Karena menunggu adalah jeda terbaik untuk memantaskan diri. Agar hati siap dengan semua pilihan-Nya untuk kita.
Penulis : Ustad Aan Candra
Kondangan time... glad to have you all as my partners in this occasion #efekjomblo #dontworrybehappy