Ini pertama bagi saya seorang yang telah bersertifikasi management mutu fumigasi standard badan karantina tumbuhan kementerian pertanian untuk melakukan aerasi fumigasi. Tapi tenang, bukan suatu kebanggaan bagi saya karena tersertifikasinya saya sendiri. Yang ada malu karena semenjak pelatihan itu digelar, baru ini lah pertama kali aerasi. Jadi aerasi itu adalah proses pelepasan gas fumigant setelah dilakukan fumigasi terhadap komoditas pertanian. Dalam hal ini saya sambil melakukan supervisi di client Nestle Lampung. Ini tantangan dan pengalaman pertama. Menggunakan masker khusus fumigasi full face dengan canesternya. Aerasi fumigasi. Sudah standard? Sudah! Sudah aman? Sudah! Yakin?? Tidak!!! Kerjaannya sih ga sebegitu berat. Seperti pasang safety line, buka lakban, pindahin sand snake, naik ke stacking 7 meter, angkat coversheet, lepas coversheet dan..kabur. yap..itu ga terlalu berat, sekitar 15 menit juga beres. Tapi keamanan keselamatan dan kesehatannya itu loh. Tiba tiba saya ngehirup gas phosfin maka konsekuensinya adalah.. DIE!!! Kembang kempis masker, cucuran keringet, terseok seok nafas dan pikiran yang entah ga karuan. Alhamdulillah pun aerasi ini beres dengan analisis minimalisir resiko tersebut.