ada rindu yang ku lepas setiap pertemuan,
sudah lama ya tak berjumpa, memandang wajahmu dengan terpana, menikmati setiap jengkal tawa dan senyummu.
bolehkah tawa itu ku miliki seterusnya tanpa ada jarak yang membentang?
aku tak tahan berjauhan denganmu,
aku tak tahan hanya bisa melihatmu sebatas angan,
malam ini kau ijinkan kita bertemu dengan sekelebat doa yang ku aminkan dalam Tuhan,
malam ini kau ikuti permintaanku melepas rindu sekaligus perpisahan untukku,
di atas bulan bersinar indah, bulan dan bercahaya terang.
malam ini kau tembuskan tawa bahagia sekaligus luka yang berderai memecahkan keriduan,
andai ku bisa dan andai ku boleh,
ku ingin memelukmu dalam gelap,
menikmati setiap aliran listrik yang hampir saja melunglaikan tungkai kakiku,
ku ingin meraihmu dan mendekapmu lama, sedikit lebih lama..
memberi kehangatan selama hawa dingin yang menusuk ke tulang dan membuat pilu..
hatiku senang tuan..sekaligus pilu..
bebanku dan budiku bertambah dengan hadiah manis yang kau bingkis sedemikian rupa..
jangan seperti itu.. kau membuat langkahku menjadi berat meninggalkanmu..
jangan seperti itu.. kau membuat aku jatuh cinta lebih dalam lagi..
mungkin aku memang takkan bisa meraihmu, menggenggam dan mendekapmu dalam pelukku..
biarlah doa yang menjadi pengikat dan menjaga dari jauh..
with love,
nona dungu {ferish}








