Q: "Tipe cowo kak Maudy itu seperti apa?" Hayo hayo yang pintar merapat 😂😂 • #gadishangout #with #maudyayunda #gadismagz

seen from Netherlands
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Netherlands
seen from Netherlands
seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from Malaysia
seen from United States
seen from Australia
seen from Russia
seen from United States

seen from Australia

seen from Türkiye
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from China

seen from Maldives
seen from Hong Kong SAR China

seen from Maldives
Q: "Tipe cowo kak Maudy itu seperti apa?" Hayo hayo yang pintar merapat 😂😂 • #gadishangout #with #maudyayunda #gadismagz
Q: "Yang kak Maudy kangenin selama kuliah di luar negeri?" A: "Keluarga, kamar aku, makanan Indonesia" Maudearsnya kak? 😆😜 • #gadishangout #with #maudyayunda #gadismagz
Q: "Pernah gak ngalamin peristiwa gak ngenakin pas SMA sama temennya? Kalo iya, peristiwa apa?" • #gadishangout #with #maudyayunda #gadismagz
Q: "Binatang apa yang kak Maudy takutin?" Hahaha 😂 kalo ikannya loncat dari akuarium takut gak kak @maudyayunda? • #gadishangout #with #maudyayunda #gadismagz
Q: "Kak Maudy, suka sama aliran musik yang seperti apa?" Yeayy samaan dong kak EDM2 gitu kak 😂😁 • #gadismagz #gadishangout #with #maudyayunda
Q: "Kak Maudy pernah merasa tidak percaya diri gak sih?" • #gadishangout #with #maudyayunda #gadismagz
Sepenggal Cerita Jurnalis Magang
Yap! I'm back! Sekarang saya mau nyeritain pengalaman magang saya selama tiga bulan di majalah GADIS. Udah nggak asing dong dengan majalah tersebut? Ya, betul, yang hits dengan event GADIS Sampul itu. Bukan, saya bukan mau cerita tentang sejarah berdirinya majalah itu kok. Let's get to the point!
Jadi, ceritanya saya mulai magang tanggal 4 Agustus 2014. Hari pertama sih ngerasa banget kalo waktu berjalan lama. Bosen. Gabut. Belum on deh pokoknya. Masih gitu-gitu aja di kantor. Duduk di depan komputer. Bikin artikel. Jam 12, turun ke kantin buat makan siang. Gratis. Bukan bukan, bukan itu intinya.
Ini nih komputer tempat saya bekerja sehari-hari.
Ini potret ruang redaksi GADIS. No blocks. Ruangannya terbuka. Ini salah satu yang bikin betah sih. Di media emang nyantai banget suasana kerjanya.
Kalo ini suasana di studio pemotretan.
Seminggu berlalu nih. Saya masih ngerasa kerja itu capek. Apalagi nih, perjuangan menuju ke kantornya. Ya, berhubung rumah saya di Tangerang, sedangkan kantor GADIS di Kuningan. Lumayan kan? Boleh dong ngerasa capek, sedikit aja deh, boleh kan? Pagi-pagi berangkat ke stasiun Tangerang, naik kereta penuh banget, turun di stasiun Sudirman, naik ojek #curhat. Udah sih, oke, mungkin ngebayanginnya nggak secapek itu. Ya kan? Huft.
Abis itu, minggu kedua saya kerja nih. Dengan nggak disangka, saya kedatangan penyakit yang udah lama nggak kambuh. Tipes! Tyfus? Thypus? Ya pokoknya itulah. Akhirnya harus dirawat di rumah sakit. Izin cuti deh seminggu. Keren nggak? Baru juga masuk udah cuti aja #curhatlagi.
Oke balik lagi. Ini nih! Mulai nih seru. Saya jamin! Setelah sembuh, saya masuk kantor lagi. Di minggu ketiga, saya akhirnya disuruh liputan keluar kantor. Sesungguhnya memang kenikmatan seorang jurnalis ialah bertugas keluar kantor, menghirup udara segar, bertemu orang-orang baru #dramatisir.
Liputan pertama saya nggak semenyenangkan itu ternyata. Ngebosenin acaranya. Saking bosennya, saya aja malah selfie-selfie sama temen saya di lokasi acaranya. Namanya Natasya. Dia beda divisi sebenernya sama saya. Dia asisten fashion stylist. Saya redaktur online. Tapi ya, baik dia, mau nemenin saya liputan keluar pertama kali.
Setelah liputan itu, saya jadi lebih sering disuruh keluar kantor! Entah buat liputan, media gathering, atau cuma sekedar media briefing. Senang bukan main. Akhirnya saya nggak menua di depan layar komputer. Makin kesini, acara yang saya datangi pun semakin menarik. Contohnya, saya dateng ke acara media gathering "peluncuran kampanye Stripes for Love" dari McDonald's. Pulangnya, saya nukerin voucher makan gratis dan dapet goodie bag yang ternyata di dalemnya ada voucher senilai Rp 100 ribu,-. Jackpot kan? Sepulang kantor hari itu saya ajak aja orang tua saya makan McD. Haha.
Pokoknya makan enak dan gratis intinya! Nggak fotoin setiap kali makan sih, tapi ini salah satu contohnya, makan siang waktu di acara media briefing #WeSpeakCode dari Microsoft.
Dan..sebulan pun berlalu. Udah mulai nggak kerasa nih. Udah mulai enjoy sama pekerjaan jadi jurnalis. Tapi sedihnya, temen saya Natasya itu harus mengakhiri masa magangnya. Tepat tanggal 19 September 2014. Saya dan temen-temen magang yang lainnya pun ngadain farewell kecil-kecilan. Oh ya, ini nih foto pertama saya sama temen-temen se-per-magang-an di kantor (kecuali kakak yang paling pojok kiri itu, dia calon karyawan, kak Indah namanya).
Lanjut ya. Tinggal 1,5 bulan lagi nih. Saya masih disibukkan dengan tugas-tugas bikin artikel, meng-upload konten ke website GADIS, ngitung poling #meh, dan ya itu, liputan-liputan keluar kantor. Saya juga pernah diperbantukan untuk menghitung dan mengukur tinggi serta berat badan dedek-dedek gemes yang tergabung dalam 50 besar GADIS Sampul 2014. Nih penampakkan ke-50 dedek gemesnya.
Pengalaman menyenangkan lainnya adalah waktu saya ditugasin buat ngebantu acara GADIS Google Hangout with HiVi! Jadi ceritanya, selama satu jam HiVi tampil secara streaming di YouTube untuk menghibur fans-nya. Tapi yang buat saya seneng ya karena bisa main ke kantor Google sih. Bikin berkhayal mau kerja disitu. Asik banget kayaknya.
Oh ya, intermezzo sedikit, sebagai anak magang, wajah saya sempet terpampang di halaman bagian redaksi majalah GADIS. Tapi ya, nggak akan ada yang liat juga, palingan mah dilongkap itu halaman nggak dibaca. Haha.
Ngomong-ngomong, kalian percaya nggak sama chemistry? Iya, kayak misalnya, semakin sering frekuensi kita ketemu seseorang, maka chemistry pun akan terbangun dengan sendirinya. Hmm, contohnya, ada satu hari, saya sama temen dan kakak-kakak satu divisi saya nggak sengaja pake baju yang warnanya samaan. Apa cuma kebetulan? Masih jadi misteri.
Lanjut. Alesan lain yang bikin saya suka jadi jurnalis adalah karena bisa ketemu artis dan langsung belaga akrab #sedikitkampung #gapapalah. Kayak misalnya, sewaktu ditugasin nonton premiere film Haji Backpacker, saya ketemu Abimana. Saya suka banget sama dia, ngebayangin kapan gitu bisa ketemu, EH malah ketemu pas ngeliput! Saya foto bareng deh, terus salaman. Sayangnya, foto saya berdua dia nggak jelas gambarnya, cuma ada ini kenang-kenangannya.
Selain itu, saya juga ketemu Tulus. Waktu itu dia lagi photo shoot di studio GADIS.
Ketemu Raisa, kakak-kakak-an saya. Sama, dia abis photo shoot di studio GADIS.
Terusss, saya ketemu Gita Wirjawan! Sama Trio Lestari. Liputan launching album Symphonic Tales of Indonesia karya Tjut Nyak Deviana Daudsjah waktu itu.
Paling seneng sih pas saya ketemu dan main bareng Uneee! Anak kecil hits di Instagram, akunnya @arkhairan. Dia keponakannya Andania Suri, Gadis Sampul 2010. Seneng kebangetan.
Masih banyak sih momen yang nggak sempet terabadikan lewat foto. Kayak pas saya wawancara Aaron Ashab, Rayi 'RAN', sama Ana Octarina (ex-Princess). Ya udah, gitu aja gitu, nggak kepengin foto bareng, karena ya udah, udah ngobrol juga gitu, ngapain minta foto lagi.
Kenapa saya jadi ngomongin pengalaman ketemu artis-artis gini? Back to the topic. Akhirnya tibalah waktu dimana masa magang saya berakhir. Tiga bulan sudah. 4 November 2014. Bener-bener nggak kerasa. Sedih kalo inget kebersamaan di kantor harus berakhir gitu..
Saya pun foto bareng kakak-kakak di GADIS, juga atasan saya, dan temen-temen saya tentunya. Saya pake jaket almamater kampus, karena emang kewajiban buat di laporan magang saya nanti. Ini nih momen yang 'hiks' banget gitu.
Heran ya kenapa saya jadi foto pake kerudung? Nggak usah heran, Titanic aja bisa tenggelem. Iya, saya mulai berhijab. Dimulai sejak kira-kira seminggu sebelum kelar magang ini. Udah ya, kan bukan itu pembahasannya.
Lanjut sedikit lagi. Ternyata tanggal 4 November itu belum jadi hari terakhir saya bekerja. Kebetulan saya harus ngebantuin liputan event Jakarta Fashion Week (JFW) 2015 dari tanggal 4 - 7 November 2014. Liputan sampe malem. Nikmatin aja. Seru juga. Karena nggak semua orang bisa dapet kesempatan masuk ke JFW.
Ini press ID saya. Akses saya buat keluar-masuk lokasi JFW 2015.
Di sana, tugas saya itu mengikuti press conference dari setiap desainer yang berpartisipasi di JFW 2015. Abis itu bikin artikel sama mengambil foto runway untuk di-publish di GADIS online plus di majalah GADIS cetak. Edisi JFW 2015 pokoknya. Ini beberapa contoh hasil jepretan saya dari lokasi runway:
Yap, begitulah kira-kira. Di hari terakhir JFW 2015, saya dan kedua temen saya, Cicilia dan Tania foto bareng. Kenang-kenangan kalo kita pernah ngeliput acara fashion bergengsi itu.
Nah, selesai. Intinya, begitulah sepenggal cerita saya, si jurnalis magang. Saya pun dapet sertifikat dari GADIS.
Semoga kedepannya saya bisa jadi orang sukses, apapun itu karirnya, semoga bisa bahagiain orang tua. Amin-in ya.. Amiin. :')
Gadis edisi 32! What do you think? :D Dress by : barli asmara ♡♡♡♡