Bicara Legalisasi Ganja di Indonesia
Karena selama ini jika bicara legalisasi ganja, pandangan atau pendapat masyarakat umum adalah hanya sebatas gele, gitting, dan yang diserukan media dan pemerintah saja. penyalahgunaan kata mereka. Ya, meskipun tidak bisa dipungkiri jika ganja adalah salah satu Psycedelic Substance.
Tetapi bicara legalisasi ganja di Indonesia tentu tidak sesempit itu. Jika hanya sebatas itu, kenapa tidak pindah saja keluar negeri yang melegalkan secara penuh ganja. Ke Uruguay misalnya, negara yang baru-baru ini melegalkan ganja secara penuh. Baik untuk industri, medis maupun rekreasi. Ya, pindah ke sana tanpa harus susah payah berteriak legalisasi ganja di Indonesia.
Lebih dari itu, perjuangan legalisasi ganja adalah untuk pengeloalaan dan pemanfaatan tanaman yang “dikriminalisasi.” Yang nantinya, pengeloalaan dan pemanfaat tanaman ganja secara maksimal itu juga untuk kepentingan bersama, kepentingan bangsa dan negara.
Ya, bagaimana mungkin tanaman yang juga salah satu ciptaan Tuhan disia-siakan dan bahkan dilarang keberadaannya di tanah negeri yang kaya dan subur ini. Bisa di katakan jika negeri ini sedang ingkar dan kufur akan kuasa dan nikmat yang telah di berikan oleh Tuhan. Karena sama sekali tidak menghargai salah satu ciptaan-Nya.
Kembali lagi, usaha legalisasi bukan hanya sebatas untuk gitting. Ada manfaat lain yang bisa dimanfaakan dan bahkan perlu karena sifatnya yang sudah urgent untuk Indonesia. Ganja medis dan ganja industri misalnya.
Ganja medis, hal ini sudah dilakukan dari riset bahkan sudah terbukti mampu untuk menymbuhkan berbagai macam penyakit. Seperti epilepsi, diabetes bahkan hingga kanker. Hal ini telah ada di berbagai negara seperti Amerika, Belanda, Kanada, Australia, dan lainya. Bahkan baru-baru ini, kasus Fidelis Ari yang harus ditahan karena menaman ganja untuk mengobati penyakit Syringomyelia istrinya. Bayangkan jika di Indonesia, ganja bisa dimanfaatkan untuk keperluan medis. Mungkin tidak akan ada lagi istilah “Sembuh itu Mahal.” Karena masyarakat sudah bisa menumbuhkan obat untuk penyakitnya dengan sendirinya. Belum lagi, ganja adalah tanaman, bukan obat-obatan kimia yang tentunya tidak akan menimbulkan efek samping seperti yang ditimbulkan oleh obat-obatan kimia.
Apalagi jika bicara ganja untuk keperluan industri. Dari penemuan sejarah telah dibuktikan jika ganja telah dipakai sejak masa lampau sebagai keperluan tekstil dan kertas karena ganja memiliki serat dengan kualitas serta ketahanan yang bagus pula untuk hal itu. Selain itu, ganja juga bisa dimanfaatkan untuk sektor industri lain. Seperti hempcrete (serat ganja dipadatkan untuk material bahan bagunan rumah), hemp oil, makanan (mengandung protein tinggi) dan lainya. Pemanfaatan ganja untuk sektor industri bisa jadi bahan pengganti yang ramah lingkungan. Kenapa dikatakan ramah lingkungan ? ambil saja salah satunya ganja untuk industri kertas. Selama ini, bahan baku pembuatan kertas adalah dari pohon yang baru bisa dipanen dalam jangka belasan hingga puluhan tahun. Dari masa panen yang selama itu hanya digunakan untuk kertas sementara pohon sendiri punya banyak fungsi lain yang juga penting untuk keseimbangan lingkungan. Tentu sangat disayangkan sekali. Sementara itu, dari ganja hanya membutuhkan masa panen sekitar 120-140 hari untuk siap diolah menjadi kertas. Dan kualitas kertas dari serat ganja memiliki keunggulan dari ketahanan jika dibandingkan dengan kertas dari bahan baku pohon. Jika ganja digunakan untuk bahan baku kertas, tentu penebangan pohon akan berkurang, deforestasi juga akan berkurang. Dan kerusakan lingkungan yang terjadi akan diminimalisir. Itu masih salah satu contoh dari pemanfaatan ganja untuk kertas, belum industri yang lain...
Tentunya legalisasi ganja di Indonesia pantas di perjuangkan bukan hanya sebatas untuk hal-hal yang di gembor-gemborkan selama ini. Ada banyak manfaat yang bisa dikaji dan dikembangkan dari tanaman ganja. Yang nantinya akan sangat berguna untuk kepentingan bangsa dan masyarakat secara luas.
Jika selama ini yang terus disebar luaskan adalah PENYALAHGUNAAN. Sudah sepantasnya bangsa ini mencoba untuk menerima dan membuka mata dengan PEMBENARGUNAAN dari tanaman ganja.
Sekian
Salam juang....









