Timnas Indonesia U-19 Bungkam Myanmar 3-0 di Deli Serdang, Kehadiran Rico Waas dan Zakiyuddin Jadi Sorotan
DELI SERDANG, kedannews.co.id – Timnas Indonesia U-19 memulai langkah di Piala AFF U-19 2026 dengan hasil meyakinkan. Garuda Muda berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0 pada laga perdana Grup A yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026) malam.
Kemenangan tersebut disambut antusias ribuan suporter yang memadati stadion. Di antara para pendukung yang…
Keanu Senjaya Bawa Garuda Muda Taklukkan China di Piala Asia U-17
ARAB SAUDI, PUNGGAWASPORT – Satu gol di menit akhir. Itulah yang membedakan Indonesia dan China dalam laga penuh tekanan di King Abdullah Sport City, Arab Saudi, Selasa malam, 5 Mei 2026. Timnas Indonesia U-17 memulai langkah di Piala Asia U-17 2026 dengan kemenangan tipis namun berharga, 1-0, atas China U-17.
Kemenangan ini bukan hadiah. Indonesia harus berjuang keras selama 90 menit menghadapi…
PUPUS sudah impian tim nasional Indonesia U-23 untuk lolos ke Piala Asia 2026. Kekalahan 0-1 dari Korea Selatan pada laga penutup kualifikas
PUPUS sudah impian tim nasional Indonesia U-23 untuk lolos ke Piala Asia 2026. Kekalahan 0-1 dari Korea Selatan pada laga penutup kualifikasi Piala Asia U-23 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Selasa (9/9) menutup rapat-rapat peluang Skuat Garuda.
Sebab akibat kekalahan itu, Indonesia yang finis sebagai runner-up Grup J hanya mampu mengumpulkan empat poin. Itu artinya tim besutan Gerald Vanenburg juga gagal bersaing dalam memperebut tiket melalui jalur runner-up terbaik.
Kegagalan itu tentu saja sangat ironis. Pasalnya, pada gelaran Piala Asia U-23 sebelumnya, timnas yang kala itu dibesut Shin Tae-yong mampu menembus hingga babak semifinal.
Tampil menyerang
Terlepas dari kegagalan itu, Arkhan Fikri cs sebenarnya tampil cukup baik saat melawan Korea. Dengan misi membidik kemenangan, skuat Garuda Muda
tampil agresif sejak menit awal.
TIM nasional Indonesia U-23 sukses berpesta gol pada laga keduanya di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, di Gelora Delta, Sidoarjo, Sa
TIM nasional Indonesia U-23 sukses berpesta gol pada laga keduanya di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, di Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025) malam WIB.
Tidak tanggung-tanggung, skuat Garuda Muda meraih kemenangan telak 5-0 atas Makau. Kemenangan itu sekaligus menebus hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya yang hanya bermain imbang 0-0 dengan Laos.
Bukan itu saja, kemenangan itu membawa skuat besutan Gerald Vanenburg itu naik ke posisi kedua dalam klasemen sementara dengan 4 poin dan sekaligus menjaga peluang ke Piala Asia. Sebaliknya, Makau berada di dasar klasemen dengan nilai 0.
Sementara itu, posisi pertama ditempati Korea Selatan dengan nilai 6 setelah sukses membantai Laos 7-0 di laga kedua. Sebelumnya, Korsel menumpas Makau 5-0.
TIM nasional Indonesia U-17 sukses memetik poin penuh setelah mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-0 pada laga keduanya di ajang Piala Kemer
TIM nasional Indonesia U-17 sukses memetik poin penuh setelah mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-0 pada laga keduanya di ajang Piala Kemerdekaan di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (15/8) malam WIB.
Kedua gol kemenangan skuat Garuda Muda itu dibuat pada menit ke-17 melalui Dimas Adi Prasetyo dan gol kedua dicetak Muhammad Al Ghazali Dwi Suganda pada menit 68.
Meski menang, sejatinya hal itu tidak didapat Indonesia dengan mudah. Uzbekistan sempat menguasai laga di babak pertama.
Setelah menciptakan sejumlah peluang, barulah pada menit ke-16 Indonesia unggul terlebih dahulu berkat gol yang dicetak Dimas Adi Prasetyo. Menerima umpan silang Rafi Rasyiq dari sisi kiri pertahanan Uzbekistan, dengan mudah Dimas mengecoh kiper dan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Final Piala AFF U-23 2025 Pakai VAR: Timnas Indonesia Tak Perlu Takut Dicurangi
Laga Final Piala AFF U-23 2025 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Vietnam U-23 akan menghadirkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) u
Laga Final Piala AFF U-23 2025 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Vietnam U-23 akan menghadirkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) untuk pertama kalinya dalam turnamen ini.
Kehadiran VAR disambut antusias oleh pelatih Garuda Muda, Gerald Vanenburg, yang menilai penggunaan teknologi itu akan memberi rasa keadilan dalam pertandingan penting.
Pertandingan final akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (29/7/2025) pukul 20.00 WIB. Laga ini menjadi penentu perebutan gelar juara sekaligus pertemuan ulang dua tim yang juga bersua di final edisi 2023.
Vanenburg mengaku senang VAR akhirnya digunakan, meski menyayangkan teknologi tersebut baru diterapkan di partai puncak. Ia menilai kehadiran VAR seharusnya bisa membantu meminimalisasi kesalahan wasit sejak awal turnamen. “Mengenai VAR, itu sesuatu yang luar biasa,” kata Vanenburg dalam konferensi pers, Selasa (29/7/2025).
“Tapi sebenarnya VAR juga seharusnya digunakan di pertandingan-pertandingan sebelumnya karena ada beberapa kejadian. Tapi kalau besok (di final nanti malam, red) ada VAR, itu sangat luar biasa,” imbuhnya. Kehadiran VAR memang dinilai sangat krusial.
Prediksi Piala AFF U-23 2025: Timnas Indonesia vs Thailand 25 Juli 2025
Timnas Indonesia U-23 bertemu Timnas Thailand U-23 pada babak semifinal Piala AFF U-23 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat 25 Juli 2025
Timnas Indonesia U-23 bertemu Timnas Thailand U-23 pada babak semifinal Piala AFF U-23 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat 25 Juli 2025. Laga Indonesia vs Thailand dimainkan mulai pukul 20.00 WIB, siaran langsung di Indosiar, SCTV, dan Vidio.
Pertemuan ini seolah menjadi ulangan dari edisi 2023, ketika Garuda Muda menyingkirkan Thailand di fase yang sama dengan kemenangan meyakinkan 3-1. Kini, misi untuk kembali melaju ke partai puncak dua edisi beruntun menjadi motivasi utama bagi pasukan muda Indonesia.
Namun, jalan menuju final dipastikan tidak akan semudah dua tahun lalu. Meski tampil perkasa dengan kemenangan 8-0 atas Brunei di laga pembuka grup, performa tim asuhan Gerald Vanenburg masih menyisakan tanda tanya.
Sebab, pada dua laga berikutnya hanya menghasilkan satu kemenangan tipis atas Filipina dan hasil imbang kontra Malaysia. Penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah terbesar, mengingat banyak peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.