This innovative chemical filter is designed to effectively eliminate Airborne Molecular Contamination and control Volatile Organic Compound

seen from Canada

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Sri Lanka
seen from Canada
seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from Netherlands

seen from Malaysia

seen from Australia
seen from Germany
seen from Sweden
seen from Canada
seen from United States

seen from Sweden
seen from China
seen from United States
seen from Sweden

seen from Malaysia

seen from Malaysia
This innovative chemical filter is designed to effectively eliminate Airborne Molecular Contamination and control Volatile Organic Compound
. On the spot Pengaplikasian pipa pada perahu penyeberangan #river #sidepart #getek #tambangan (di Karangpilang, Jawa Timur, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CVEn_NugmGV/?utm_medium=tumblr
entah udah berapa lama nggak duduk berlama-lama di meja dan kubikel sendiri, paling buat diskusi sama jujun beberapa jam bahkan menit kemudian kembali 'kabur' ke habitat lama: produksi, atau habitat orang: maintenance room. kapan hari seseorang mengajak saya diskusi di ruangan timnya. beberapa kali sih, dan setiap kalinya saya nggak betah lama-lama. ada hal yang bikin nggak konsen. dan itu esensial: suara. bunyi. konsumsi kuping. akhirnya saya kembali 'kabur' untuk menyelesaikan kerjaan, bukan di ruangan itu. (dan sampe sekarang saya heran kok ada yang betah disitu, kok nggak ada yang protes gitu). "Lah di produksi bukannya berisik ada puluhan mesin jahit? Pintu ruang admin bolakbalik dibuka-tutup, suara mesin masuk." "Lah di maintenance bukannya berisik? Ada mekanik yg benerin bangku lah, nyalain gerinda lah, ngasah gunting pisau potong lah, maku lah, nggergaji lah.." ... gimana ya. rasanya lebih seneng denger mesin gerinda dan bor dan gergaji ketimbang rumpian dan cekikikan ceciwi chimpi kubikel tetangga.., meski keduanya mungkin, bisa jadi, punya desibel yang sama. ....at least i know for sure those machines are working. #captionkepanjangan #biarin #curhat #getek
Cocok gak kalo saya kumisan? 😁 #latepost #kondangan #black #moustache #kumis #ipis #getek (at Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung)
getek to work
Surat Untuk Kakang
Assalamualaikum Kakang :) Apa kabar? Bagaimana rasanya sehat, nikmat? Jangan lupa bersyukur ya :)
Kang, sepertinya rindu mulai menyelimutiku. Bagaimana denganmu? Apa rindu berulah? Semoga ketika rindu sedang jahil, dia tidak mengganggu konsentrasi dan fokusmu pada modul-modul dan pekerjaanmu ya.
Aku ingin sedikit bercerita, aku sedang teringat momen Ramadhan di masa-masa ketika kita kuliah dulu. Hampir setiap ashar kita sudah standby di masjid, berlomba-lomba meng-kholas-kan setoran one day one juz kita. Safari dari masjid satu ke masjid lainnya, berusaha memakmurkan masjid sambil menikmati suasana masjid-masjid di kota kita.
Bila sudah kholas satu juz biasanya Kakang beristirahat, bersandar pada pilar masjid sambil memejamkan mata. Entah apa yang sedang Kakang pikirkan namun aku harap Allah selalu melindungi dan menuntun Kakang untuk selalu memikirkan hal-hal yang baik bahkan di waktu luangmu.
Aku rindu dengan anak-anak yang dengan rajinnya datang ke masjid untuk belajar mengaji, meski tak jarang mereka membuat bising dan berlarian kesana-kemari. Kalau anak kita sudah besar nanti, setiap sore izinkan dia mengaji di masjid ya Kang, supaya dia pandai mengaji dan bersosialisasi, tidak lupa pada Tuhannya dan tidak lupa tanggung jawabnya sebagai pemberi peringatan di muka bumi. Hihi.
Kang, kenapa ya ko tiba-tiba terbayang wajahmu yang sumringah setiap waktu berbuka tiba. Dengan kedua tangan yang penuh, membawa dua cangkir teh manis hangat dan beberapa buah gorengan yang disediakan pengurus masjid. Ditambah senyummu yang membuat afdhol momen “berbuka dengan yang manis"ku. Hangat, manis, dan gratis. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari ini :)
Selepas shalat maghrib dan makan secukupnya, biasanya kita masih menghabiskan waktu di masjid. Berdiskusi dengan orang lain atau melanjutkan membaca Al Quran hingga isya tiba. Sesekali sering pula ke luar masjid dan berbincang dengan para pedagang. Alhamdulillah dapat banyak hikmah dari kisah-kisah para pedagang yang menginspirasi. Kakang selalu mengingatkan agar kita semakin banyak bersyukur, karena masih banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung kita. Sesekali juga kita mendapatkan makanan atau barang-barang gratis dari para Mamang yang mengobrol dengan kita “Anggep aja kenang-kenangan, A” begitu katanya padahal kita sudah berusaha untuk menolak pemberiannya yang cuma-cuma dan hendak membayarnya.
Ketika adzan Isya berkumandang kita shalat isya dan tarawih di masjid kemudian pulang ke kontrakan. Sesampainya di kontrakan biasanya kita berdiskusi soal apa saja, atau mengerjakan tugas-tugas kuliah. Tak jarang kita ketiduran di kursi sampai waktu sahur tiba kan, Kang. Hihi aku sungguh merindukannya.
Orang-orang sering bertanya,“Apa tidak sebaiknya kalian masih tinggal bersama orang tua masing-masing sampai Kakang mendapat pekerjaan? Sampai kapan mau hidup dari masjid-ke masjid?”
Ini adalah jalan yang kita pilih kan, Kang. Menikah muda menghindari fitnah dan pandangan buruk orang lain ketika kita bersama tanpa ikatan. Menghindari maksiat yang mengundang murkaNya. Toh kita juga di masjid bukan untuk berburu ta'jil gratis. Sedangkal itu pemikiran orang tentang kita ya, Kang. Aku sedih sekali.
Aku bangga pada Kakang yang berani memintaku kepada ayahku padahal kita masih sama-sama kuliah. Karena Kakang punya prinsip “No Khalwat Until Akad” dan memutuskan untuk membawaku keluar dari zona nyamanku merintis kehidupan kita dari bawah, berdua, bersama. Kakang selalu bilang “Hidup ngontrak tapi berdua, lebih indah dibanding tinggal di Pondok Indah Mertua”. Haha Kakang selalu bisa melontarkan kalimat-kalimat jenaka tapi sarat makna :’)
Sekarang kita sudah punya rumah sendiri tapi Kakang mendapat pekerjaan yang mengharuskan jauh dari rumah dan pulang sebulan sekali. Tak apa, dimanapun Kakang berada semoga perlindungan Allah selalu melindungimu dan keluarga kecil kita.
Cepat pulang Kang, kita lapurkan rindu dengan temu. Jadilah imam dalam setiap shalat fardhu ku, bersama-sama berlomba meng-kholas-kan one day one juz seperti dulu.
Sudah ah, sepertinya suratku terlalu panjang. Nanti Kakang malah keterusan senyum-senyum sendiri lagi.
Shalat dan makannya harus tepat waktu ya Kang. Jaga pandangan, jaga lisan, dan jaga hati yaa. Aku mencintaimu karena Allah, Kang :) Wassalamualaikum.
Kehidupan sebenarnya
Butuh sebuah perjuangan untuk bisa mencapai titik kebahagiaan, titik dimana kita merasa orang bahagia karna apa adanya kita, bukan karena ada apanya kita. Dimulai dengan belajar berdiri dan kemudian terjatuh, berdiri lagi kemudian jatuh lagi, terus berulang hingga kamu bisa berdiri untuk belajar berjalan sendiri tanpa harus terjatuh lagi. Dari situ kamu bisa mengerti arti dari sebuah keberhasilan dengannya adanya kegagalan menghampiri. Saat ini duniaku menuntut untuk aku mencicipi gimana rasanya sebuah kegagalan. Aku gagal menunjukkan siapa aku sebenarnya, menunjukkan bagaimana sikap seorang mahasiswa seharusnya, bagaimana caranya menunjukkan identitasku sebenarnya sebagai seorang pemudi indonesia yang dulunya sempat di perjuangkan oleh orang-orang hebat yang kini membiarkanku untuk bernafas tenang tanpa ada suara hentakan dari sudut penglihatan manapun. Aku belajar merangkak dari masa lalu yang sangat curam, belajar mendaki untuk berpegangan pada suatu semangat yang akan mengajarkanku berdiri dan kemudian menghempaskanku pada sudut yang tak memiliki siku untuk mengizinkanku kembali berpegangan, kemudian aku kembali merangkak dan mendapatkan pegangan baru untuk menuntunku kembali menggapai tujuanku semula, yaitu berdiri untuk belajar menjadi seorang yang pandai berjalan.Hari ini aku belajar dari orang-orang yang berada di depanku, yang dulunya sama seperti duniaku, hanya saja berbeda arah pelabuhan. Mereka menuntunku untuk kembali mencoba bangkit dan menghindari jatuhan bongkahan-bongkahan batu yang ada di sebelah kiriku untuk memutar kemudi kearah putaran roda cahaya keberhasilan yang berada di sebelah kananku. Aku bangga pernah melewati masa lalu itu, yah walau terkadang bongkahan batu itu menghempas fikiranku untuk menikmati sebuah kepasrahan, tapi itu gak menghembuskan nyalaan api yang sudah berkobar untuk memulainya lagi dan menjadikan semua itu sebuah awal dari kebahagiaan yang aku akan ciptakan di duniaku sendiri. Aku juga bersyukur tuhan mengenalkan ku pada kalian, orang-orang hebat yang menuntunku pada putaran roda keberhasilan itu, walau terkadang aku sempat mengucilkan kehebatan yang aku miliki, tapi kalian tetap mengasah kemampuanku yang ternyata lebih hebat dari apa yang aku harapkan. Terima kasih tuhan, kau telah menciptakan orang-orang hebat dalam hidupku, terima kasih juga atas hari ini, aku akan selalu menjadikan motivasi berapi yang akan mengingatkan ku ketika semangatku mulai padam. Aku pasti bisa menjadi apa adanya aku, menjadi kebahagiaan bagi setiap orang yang menyayangiku, aku yakin kalau bukan hanya berjalan yang aku pelajari, aku akan mencapai kalian yang belajar berlari dengan masa depan yang masih panjang untuk melatihku mengejarnya.
14 April 2015, 11.31
Getek penyebrang aku dan duniaku