[di antara Siang dan Malam] Taukah kamu bahwa jarak memiliki kekuatan magis? Ya, kekuatan magis yang mampu menyulap warna hati. Kekuatan magis yang dapat membius rasa menjadi untaian kata. Di antara - adalah jarak yang sengaja dibentangkan-Nya agar kita selalu meminta untuk dipertemukan. Layaknya jarak antara siang dan malam yang dipertemukan oleh sang senja. Senja itu syahdu sekali. Membukakan pintu ke sisi lain dunia. Kali ini aku melihat hamba-hamba Nya yang terus berjuang demi sesuap nasi dan sebongkah berlian untuk hidupnya dan mungkin juga hidupmu. Bahwa senja dapat mengantarkan kita ke dimensi malam dimana kita dapat melihat mereka yang tetap bekerja meski mentari telah lama kembali keperaduannya. Dan jarak, lagi, kali ini mengajarkanku untuk bersabar dalam menempuh tujuan. Bukankah banyak fenomena yang kita temui selama perjalan. Misalnya saja beberapa hambaNya yang sedang membangun akses jalan untuk kita di malam ini. Bersama debu dan asap serta raungan kendaraan. Ah, masihkah kita mengeluh hanya karena "jarak" antara aku dan dia? Kurasa, kita harus mempertimbangkan itu. -dalam perjalanan menuju rumah wasilahNya. Semangat bersabar :) #goestoTegal #RinduYaiNyai #akaMbah (at West Java)









