[Keep Spirit !] Hai An ! Detik ini, kita memahami bahwa rizki, jodoh, hidup, dan mati kita, telah tertulis di Lauful Mahfudz, maka sejatinya di tiap ikhtiar kita, kita meyakini bahwa Allaah telah tetapkan hasilnya. Dan ikhtiar kita hanya sebagai sarana penyampaian rasa cinta dan syukur kita padaNya. Maka, kita tentu meyakini bahwa Allaah adalah arsitektur terbaik, rencanaNya tak pernah salah, DesainNya tak pernah gagal. Maka, dalam masa ikhtiar kita menghadapi masa-masa ujian ini, marilah kita persembahkan ikhtiar terbaik sebagai bentuk rasa syukur kita kepadaNya, selanjutnya biarlah Dia yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita. “Bekerjalah hai keluarga Dawud, untuk bersyukur. Dan sedikit sekali di antara hamba-Ku yang pandai bersyukur.” (Qs. Saba’ [34]: 13) Do your the best as your grateful feeling for the favors that Allah has bestowed upon you ! HAMASAH !!! Yuuks, kita maksimalkan ikhtiar kita, bukan hanya untuk memenuhi beban ujian, tetapi sebagai sebuah kesempatan yang Allah berikan agar kelak kita benar-benar menjadi seorang dokter yang professional :) Disegerakan yuuk belajarnya, dimaksimalkan ikhtiarnya ! ----------------------- Terinsyafkan pada sebuah nasihat dari Ustadz Salim A. Fillah, Karena sejatinyaa… “Ikhtiar itulah yang membuat kita dilihat dan berharga di hadapan Allah, Rasul-Nya, dan para peyakin sejati. Ikhtiar itulah yang mengantarkan iman kita menggapai tempat di dekat ‘Arsy-Nya yang mulia. Ikhtiar itulah yang mengantar-kan pinta dan do’a kita ke haribaan-Nya.” Keep spirit An ! Mari menangkaan ! Sumber gambar: google














