Berbuat Baik kepada Tetangga #2
Assalamualaikum... Jumpa lagi dengan #marriedbydesign di hari jumat ini. Edisi kali ini kita akan melanjutkan pembahasan berbuat baik kepada tetangga. Setelah edisi kemarin membasas tentang arti tetangga maka kali ini kita akan membahas hak-hak tetangga.
Apa saja hak-hak tetangga kita?
1. Muamalah dengan Tetangga "Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat besar siksa-Nya. (Q.S. al-Maa'idah : 2). Dalam bertetangga kita diminta untuk saling membantu kecuali dalam perkara yang tidak baik. Apa saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan?
Pinjaman: Pinjaman diperbolehkan karena peminjam bertanggung jawab dengan apa yang ia pinjam. Ia meminta izin terlebih dahulu dan berkewajiban mengembalikan. Jika ada tetangga kita meminjam barang yang sekiranya kita punya maka hendaknya kita meminjamkannya.
Utang-piutang: "Tidaklah seorang Muslim memberikan pinjaman harta pada Muslim lainnya dua kali, kecuali perbuatannya itu senilai dengan sedekah satu kali." (H.R. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban). Jika memberi pinjaman senilai sedekah maukah kita melewatkannya jika ada tetangga yang membutuhkan? Bagaimana jika nantinya mereka tidak mampu mengembalikan? Berikan kelapangan waktu untuk membayar hutangnya. Akan lebih baik jika menyedekahkan sebagian atau sepenuhnya sehingga mereka tidak perlu membayar hutang. Namun, bukan berarti kita mudah saja memberi pinjaman. Lihat kondisi keluarga dan juga tanyakan untuk apa pinjaman itu. Jika untuk kebaikan dan kita mampu maka hendaknya kita memberikan pinjaman. Dalam memberikan pinjaman jangan sampai melipatgandakan pengembalian karena itu riba dan riba diharamkan bagi kita.
Ghashab: Ghasab berarti menggunakan suatu hak milik orang lain untuk digunakan tanpa seizin yang berhak. Hukum ghasab ini haram maka hendaknya kita hindari dalam kehidupan keseharian kita.
2. Jika tetangga tersakiti "Tidak akan masuk surga siapapun yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya!" (H.R. Muslim) Islam begitu memuliakan tetangga dan kita sebagai muslim hendaknya melaksanakannya. Terlepas baik tidaknya tetangga pada kita, kita wajib berbuat baik dan tidak menyakiti mereka. Jika ingin menegur tentu menegur dengan bahasa yang santun menjadi pilihan terbaik.
3. Seputar Bangunan dan Lingkungan "Janganlah meninggikan bangunan rumahmu melebihi bangunannya sehingga menutupi kelancaran angin baginya.." (H.R. Tabrani) Akhir akhir ini kita jumpai berita di media elektronik maupun media sosial tentang bangunan rumah yang menghalangi tetangganya. Dalam hadist tersebut sudah jelas bahwa kita dilarang membangun bangunan yang akan mengganggu tetangga kita. Hal ini berlaku untuk yang lainnya. Jangan sampai tetangga kita terganggu karena sampah, limbah, saluran air dan lain-lain.
4. Berbagi Rezeki "Bukan termasuk orang yang beriman, yang tetangganya merasa lapar sementara dia merasa kenyang." (H.R. Bukhari). Betapa pentingnya perkara berbagi rezeki dengan tetangga sampai disandingkan dengan keimanan kita. Keingininan memberi sudah ada kadang sirna karena khawatir apa yang diberikan kurang pantas. "Wahai wanita-wanita muslimah. Janganlah seorang tetangga merasa terhina untuk memberi sesuatu kepada tetangganya walau hanya berupa kikil kambing." (H.R. Bukhari dan Muslim) Dalam hadist tersebut dijelaskan bahwa jangan malu memberikan sesuatu yang sederhana kepada tetangga. Sederhana bukan berarti sembarangan. Berikan sesuatu dalam kondisi yang baik, jangan berikan makanan yang hampir busuk atau hampir basi. Berikan sesuatu meski sederhana tetapi dalam keadaan yang baik dan layak dimakan.
5. Segala Kebaikan di Masyarakat adalah Sedekah "Tiap persendian manusia itu harus bersedekah setiap hari, dimana matahari masih terbit. Mendamaikan dua orang yang bersengketa adalah sedekah, membantu seseorang untuk menaikkan barangnya ke atas kendaraan adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, dan menyingkirkan gangguan di jalan adalah sedekah." (H.R. Bukhari dan Muslim).
Sungguh banyak hal baik yang dapat kita lakukan dalam bermasyarakat dan itu semua bernilai sedekah. Maukah kita lewatkan pahala sedekah?
6. Menjenguk yang Sakit "Sesungguhnya jika seorang mukmin menjenguk saudaranya, maka ia berada di dalam Khurfatul Jannah." Ada yang bertanya, "Apa itu Khurfatul Jannah ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Kebun-kebun surga yang sedang berbuah lebat." (H.R. Muslim). Dalam hadist tersebut disebutkan bahwa kita dianjurkan menjenguk saudara kita yang sakit dan tetangga termasuk dari saudara kita. Apa yang kita lakukan saat menjenguk? Kita dapat menghibur dan yang penting adalah mendoakan mereka.
7. Mengantar jenazah Merawat jenazah hukumnya fardhu khifayah maka hendaknya kita mau merawat jenazah tetangga kita. Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah mengantar jenazah. Hendaknya saat mengantar jenazah kita berkata baik dan berdoa bagaimanapun sifat tetangga kita yang telah meninggal tersebut.
Demikian moms and dads ulasan kita di edisi ini. Apa yang disampaikan ini hanya sebagian saja dan masih banyak hal yang dapat kita lakukan untuk berbuat baik kepada tetangga. (tw)
📚 Referensi : Fillah, Salim. A. 2011. Baarakalahu laka Bahagianya Merayakan Cinta. Yogyakarta : Pro-U Media
🌷SUPERMOM's NOTE🌷 Edisi #marriedbydesign 08 Februari 2018
🔖 Email: [email protected] 🔖 Fanpage FB: https://web.facebook.com/supermomwannabefanpage/ 🔖 Twitter: https://twitter.com/supermom_w 🔖 Instagram: https://www.instagram.com/supermom_w/ 🔖 Tumblr: http://supermomwannabee.tumblr.com/ 🔖 WhatsApp: http://bit.ly/supermomwannabe






