KOTAK SURAT #1
Siapapun yang kelak akan aku panggil sebagai Mas Suami; aku mau buat beberapa surat yang akan aku tujukan untuk kamu. Mungkin akan aneh, dan mungkin aku akan malu sendiri saat nanti surat-surat ini kamu baca. Tapi aku tetap mau nulis. Karena... hanya ini satu-satunya cara agar aku bisa merasa dekat dengan kamu; seseorang yang bahkan aku belum tau akan siapa.
Mas, siapapun itu nantinya kamu; aku yakin kamu adalah yang aku pilih dengan sepenuh hati. Yang selalu aku minta pada yang Maha Kuasa; untuk segera dipertemukan, untuk segera didekatkan. Maka, yang aku inginkan juga sebaliknya; (semoga) aku adalah orang yang telah benar-benar kamu tetapkan sebagai yang terakhir dan satu-satunya.
Tak peduli apapun, aku tak pernah ingin merasa bersaing dengan siapapun. Jadi semisal dalam perjalananmu ada yang belum kamu selesaikan, maka selesaikan dulu. Entah tentang janji-janji yang pernah kamu ucapkan, atau tentang perasaan yang belum juga menemukan akhir.
Taatku akan berpindah padamu nantinya, Mas. Segala hal yang akan aku lakukan juga akan butuh izin dan ridhomu. Aku yakin Allah tak akan salah menempatkanmu untuk aku, pun sebaliknya. Dimanapun kamu, siapapun kamu pada akhirnya; semoga kita lekas Allah pertemukan.
Lewat media ini aku akan banyak menulis surat. Semoga dengan cara ini, gelisahku sedikit terobati. Baik-baik di manapun berada ya, Mas.
Ditulis : - n (22/7) - 2021
Dipublikasikan : - n (27/9) - 2021










