Berpesta dalam Sastra, Berkelana dalam Makna!
Seorang petugas yang memegang alat pengeras suara masuk ke dalam ruangan berkaca dan mengambil pispot yang diulurkan dari papan penyekat. Petugas itu tampak memeriksa isi pispot dengan ranting. Terdengar dia melaporkan apa yang dia lihat di dalam pispot.
“Belum keluar! Baru biji-biji kedelai. Rupanya dia makan tempe!”
Dia keluar membawa pispot dan seseorang menyambutnya dan membersihkannya di lubang kakus.
Si penjambret meminta pispot baru. Kemudian orang yang membawa alat pengeras suara masuk kembali ke dalam ruangan berkaca dan menyambut pispot yang diulurkan dari balik papan penyekat. Lalu terdengar suara dari dalam pengeras suara:
“Belum juga! Masih sisa-sisa tempe. Ada seperti benang. Kukira ini sumbu singkong rebus!”
Dia kemudian dalam urutan waktu melakukan hal yang sama. Sementara, di balik riben kami terus menunggu sudah sampai sepuluh kotoran di dalam pispot dituang ke dalam kakus, namun kalung itu tak terkait di ujung ranting. Wanita pemilik kalung mulai bosan menunggu. Dia me-nilpun suaminya. Tidak lama kemudian suami wanita itu datang. Dia pun ikut bergabung menonton di balik riben. Orang di balik papan penyekat makin pendek jarak waktunya dia mengulurkan pispot, namun kalung emas lima belas gram itu tidak keluar bersama kotorannya. Pada saat kami menunggu seperti itu, tiba-tiba papan penyekat di dalam ruangan kaca itu terdorong dan kemudian tumbang. Orang dibaliknya jatuh terjerembab menindihnya. Dia sudah tidak dapat berdiri. Dia menjadi lunglai setelah terus - menerus mengeluarkan kotorannya.
“Pispot” adalah cerpen karya Hamsad Ramkuti. Dalam cerpen tersebut dikisahkan seseorang yang dituduh sebagai penjambret dan menelan kalung sebesar lima belas gram hasil jambretannya. Kisah penuh makna yang disampaikan oleh Hamsad Ramkuti dalam cerpennya tersebut akan dibahas pada Pengajian Fiksi minggu ini!
Pembicara:
- Yansa El-Qarni (Founder UKM Kepenulisan Islami Al-Qolam UPI, Penulis Buku Renjana: Sajak-sajak Cinta dan Rindu)
Pengajian akan dilaksanakan pada:
Minggu, 27 Maret 2016
Pukul 16.00-17.30
@Koridor Barat Laut Masjid Al-Furqon UPI
Konfirmasi kehadiran:
PS_Nama Lengkap_No.Kontak_Instansi
Kirim ke 0857-9585-9809
Sebelum menghadiri pengajian, silakan terlebih dahulu untuk membaca cerpen yang akan dibahas di tautan berikut (https://www.tumblr.com/blog/kendurifiksi).
GRATIS & TERBUKA UNTUK UMUM!
Dipersembahkan Oleh:
- Komunitas Kenduri Fiksi
**mohon bantu sebar ya…








