Partial Denture - Mini Case Report
Penderita wanita usia 45 tahun datang ke RSGM P Universitas Airlangga ingin dibuatkan gigi tiruan sebagian lepasan atas keinginan sendiri. Penderita belum pernah menggunakan gigi tiruan sebelumnya. Dari pemeriksaan intra oral didapatkan edentulous ridge pada regio rahang kanan atas, sisa akar, kalkulus dan karies.
Setelah dilakukan perawatan pendahuluan yang meliputi pembersihan karang gigi, ekstraksi gigi non vital, dan penumpatan karies, penderita dibuatkan gigi tiruan sebagian lepasan dengan plat dan anasir gigi berbahan akrilik. Desain basis untuk rahang atas berbentuk U-Shape dengan penambahan sayap labial. Desain basis rahang bawah dengan menggunakan perluasan plat di atas cingulum gigi anterior. Berikut adalah desain gigi tiruan sebagian lepasannya
Rahang Atas (GTSL Klas III Kennedy)
Basis GTSL : akrilik dengan desain U-Shape
Anasir gigi : akrilik pada gigi 14, 15, 21, 22 dan 26
Klamer : 3 jari pada gigi 16 dan 27
Gillet pada gigi 13
Half jackson pada gigi 25
Rahang Bawah (GTSL Klas II modif 1 Kennedy)
Basis GTSL : akrilik dengan perluasan plat di atas cingulum gigi anterior
Anasir gigi : akrilik pada gigi 35 dan 47
Klamer : 3 jari pada gigi 36
Half jackson pada gigi 34 dan 46
Pada kontrol pertama, sehari pasca insersi tidak didapatkan keluhan maupun lesi disebabkan oleh gigi tiruan sebagian lepasan. Penderita dibolehkan menggunakan gigi tiruan untuk makan makanan lunak. Pada kontrol kedua yaitu 3 hari pasca insersi, tidak pula didapatkan keluhan maupun lesi yang disebabkan oleh gigi tiruan sebagian lepasan. Prognosis dari kasus ini relatif baik.
____________________________________________________
Alhamdulillah, saya senaaaang sekali mendapatkan kasus ini, pasien saya ini adalah ibu dari teman saya semasa SMA. Ibunya sangat kooperatif, saya hampir tidak menemui kesusahan saat mengerjakan kasus ini. Apalagi yang hilang gigi depan, estetiknya langsung kelihatan pasca perawatan. Proses pembuatannya memang dibantu oleh dental lab, tapi untuk pertimbangan estetiknya saya banyak dibantu oleh instruktur saya, dosen yang baik hati banget, role model perempuan lah, drg Rostiny. Saya sendiri senang dengan hasilnya, apalagi pasiennya, uuuu, saya gabisa berhenti senyum senyum seharian, haha. Malamnya, anak beliau, yaitu teman saya, nge sms saya
Ah, saya bacanya jadi berkaca kaca, jadi gini ya rasanya bekerja kalo sesuai passion? Dibalik kerja keras (yang agak rodi), tapi begitu dihargai oleh pasien. Indeed, soul saya memang di dentistry. Semoga saya selalu bisa menjadi dokter gigi yang berniat lurus. Doakan stase stase berikutnya juga diberi kelancaran. Bismillah besok mulai masuk stase bedah mulut, see you again prosto, in November, for fix bridge case ^^