06. Allah is The Best Planner
Di saat seperti ini, memang berat rasanya untuk merelakan banyak rencana yang gagal terlaksana. Ketika telah jauh hari kita bersusah payah mengumpulkan segala daya untuk mewujudkan. Tapi keadaan memaksa kita melupakan apa yang memang tidak bisa diupayakan.
Mari tetap merawat prasangka untuk tetap memandang baik apa-apa yang telah ditakdirkan sang Khaliq. Karena sebaik apapun manusia berencana, rencana Allah tetaplah yang terbaik. Dan ketetapan-Nya seburuk apapun dalam kacamata pandang kita adalah sebaik-baik jalan cerita.
Mari tetap luaskan sabar. Untuk hati-hati yang kecewa karna terlampau berharap pada kesenangan yang sempat dijanjikan. Cukup kembalikan kepada Allah harapan itu. Sebab berharap kepada manusia kecewa adalah niscaya.
Mari tetap tumbuhkan syukur. Meski rasanya berat merelakan nominal uang yang harus melayang sedang kembalinya pun nanti belum tentu utuh. Bersyukur. Atas pembatalan ini Allah rupanya masih melindungi kita dari marabahaya. Walaupun harus dibayar mahal. Ikhlaskan. Agar Allah yang beri ganti terbaik atas setiap kehilangan.
Sekarang kita memang belum mengerti, atas ketetapan pahit yang tengah menimpa. Tapi suatu saat nanti yakinlah kita akan mereguk hikmahnya hingga tak henti syukur kita atas takdir Allah yang tak pernah salah. InsyaAllah, Akan ada kebaikan lain yang sedang Allah persiapkan. Maka tetaplah merawat prasangka dengan sebaik-baik duga. Lapangkan hati dengan kesabaran tanpa henti. Dan luaskan syukur atas terus mengucurnya nikmat Allah yang tak terukur.
Palembang, 6 Juni 2020 || 20.00 || Ditulis setelah mendapat kabar PKL yang sudah direncanakan sejak semseter lalu resmi ditiadakan..
Sf














