TERPESONA. Pandangan mataku tiba-tiba saja tertuju pada sosok lelaki muda, tampan dan bertubuh gempal. Subhanallah, ada ya makhluk bumi setampan ini. Kalau diperbolehkan, aku ingin menatap indah matanya, mengagumi keindahan parasnya dan kemolekan tubuhnya itu. Tapi jelas itu tak bisa kulakukan. Dia pasti risih ketika sadar ada sosok gay tua yang terpaku mengagumi keindahan dirinya. Aku tak mau dia risih. Aku tak mau dia tak nyaman. Aku tak mau dia jengah. Cukuplah aku mengaguminya. Kagum dalam hati. Sumpah, saya terpesona pagi ini. Astagfirullah, ampuni saya Gusti yang tak sanggup menahan gelora hati ini. Alhamdulillah, masih diberi kesempatan untuk melihat makhluk bumi sesempurna ini.

















