Jangan kau anggap kami... . . Jangan kau anggap kami tidak mengerti bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan, Karena bahkan kami diperintahkan untuk berkumpul dan berjama'ah (sedikitnya) lima kali dalam satu hari, dan satu kali dalam satu minggu dengan massa yg lebih banyak Jangan kau anggap kami tidak mengerti bagaimana kami bersikap terhadap kemungkaran Karena bahkan bagi kami, menyuruh kepada yg ma'ruf dan mencegah dari yg mungkar adalah sebuah kewajiban. Jangan kau anggap kami tidak mengerti bagaimana sebaiknya meyakini sebuah informasi Karena bahkan sebelum dilakukannya tabayyun (klarifikasi), haram bagi kami meyakini dan menyebarkan kabar yg datang dari sumber yg tidak jelas Jangan kau anggap kami tidak mengerti bagaimana mengajak dan menyebarkan informasi Karena bahkan bagi kami, menyampaikan semua yg didengar (dgn tanpa klarifikasi) adalah sebuah bentuk kebohongan Jangan kau anggap kami tidak mengerti adab terhadap sesama manusia Karena bahkan kami diperintahkan untuk menjadi rahmat bagi semesta, bukan hanya manusia. Jangan kau anggap kami haus akan kekuasaan dan serakah terhadap materi keduniaan Karena bahkan setidaknya 1 bulan dalam satu tahun, kami diperintahkan dan dilatih untuk menahan diri dari berbagai kebolehan dunia di siang hari dan berorientasi ibadah di malam hari. Jangan kau anggap kami salah dan tidak mengerti penafsiran terhadap Al-Qur'an yg menjadi kitab suci kami Karena bahkan, sudah sekian banyak kitab tafsir itu dibuat dan disampaikan oleh mereka yg berpredikat ulama diantara kami. Lalu, Jika masih ada dari mereka yg bersaksi menjadi bagian dari kami dan kau lihat belum terbiasa berjama'ah lima kali sehari, sering meyakini dan menyebarkan berita tanpa klarifikasi, tidak berlaku adil terhadap sesama dan bahkan (terkesan) haus akan kekuasaan dan serakah, maka cukupkan kesalahan tersebut kepada-nya bukan kepada kami seluruhnya terlebih kepada agama yg kami yakini. . Nilai-lah kami selayaknya manusia yg sangat mungkin salah dan tidak sempurna. Tapi, agama kami tidak mungkin salah dan pasti sempurna. . Foto diambil dari fanpage FB : Aksi Damai 4 November 2016 . #isyhadu #bianna #muslimuun














