Balada Anjing Kampung Kemarin Sore
Aku kotor berbau selokan
sampai kau hadir dan memandikanku
.
Aku kurus dan memakan sampah
sampai kau hadir memberiku daging segar
.
Aku berjalan tanpa arah
sampai kau hadir menuntunku di sore hari
.
Aku cacat terkoyak anyir
sampai kau hadir menutupi luka-lukaku
.
Aku kedinginan terjerat rembulan
Sampai kau hadir menyelimutiku dengan harapan
.
Aku ketakutan dikelilingi anjing kampung jahat lainnya
Sampai kau hadir melindungiku dari mereka semua
menjeratnya dengan persahabatan
.
Sempat aku bahagia
Ketika lapar bukan lagi hama yang coba untuk membunuhku
.
Sempat aku bahagia
Ketika tatapan anjing lain selalu terhalang oleh nanarmu
.
Sempat aku bahagia
Ketika seluruh gerakan jemari lucumu hanya ditujukan padaku
.
Sempat aku bahagia
Sampai Siberian Husky-mu yang dulu lari darimu menemukan jalan pulangnya
dan kamu pergi kepadanya yang selama ini terus ada dalam penasaranmu
Meninggalkanku di sudut jalan blok tetangga
sendirian dan menunggumu
aku tak bisa pulang tanpamu
.
Karena sudah seyogyanya anjing kampung kembali ke habitatnya
sejatinya memang bukan di halaman rumahmu
semoga sang husky tak lagi membuatmu menangis
Semoga.
.
Dari aku, anjing kampung yang tidak pernah tidak mencintaimu
sejak hari pertama kau memungutku.
.
Aku pamit.










