Peserta JKN Capai 98,62 Persen Penduduk Indonesia Jakarta, NU Media Jati Agung – Peserta JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau setara 98,62 pers
seen from Vietnam
seen from Spain

seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China
seen from Austria

seen from Colombia
seen from Malaysia

seen from Sweden

seen from Australia
seen from Canada
seen from Türkiye
seen from China

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Ireland
seen from France
Peserta JKN Capai 98,62 Persen Penduduk Indonesia Jakarta, NU Media Jati Agung – Peserta JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau setara 98,62 pers
Peserta JKN Capai 98,62 Persen Penduduk Indonesia Jakarta, NU Media Jati Agung – Peserta JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau setara 98,62 pers
Serius Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tabanan Raih Penghargaan UHC Award 2023
BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN - Keseriusan dan Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendukung program Pemerintah Indonesia guna menjamin kesehatan masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional, dibuktikan dalam keberhasilannya meraih Universal Health Coverage (UHC) Award. Dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Indonesia, K.H Ma’ruf Amin, penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Direktur Utama dan Dewan Pengawas BPJS serta Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan dan diterima oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., di kantor Bupati Tabanan, pada Kamis (16/3/2023). Keberhasilan yang diraih oleh 22 Provinsi dan 334 Kabupaten dan Kota di Indonesia itu mendapat apresiasi yang sangat baik dari Wapres RI, khususnya dalam komitmen melaksanakan instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN, Hal tersebut disampaikan saat acara berlangsung Selasa (14/3) di Balai Sudirman, Jakarta. Sedangkan untuk Kabupaten Tabanan telah mencapai UHC sejak Agustus 2022 dengan capaian hingga Maret 2023 sebanyak 460.124 Jiwa atau sebesar 98,93% dari total jumlah penduduk 465.086 jiwa. Hal tersebut tentunya didukung oleh dana yang telah dikeluarkan Pemerintah Daerah Melalui APBD guna mendukung program JKN di Tabanan kurang lebih mencapai Rp75 milyar. Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terbukti memiliki dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dengan sumbangsih berupa peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sebab, melalui program JKN, Rakyat Indonesia mendapatkan kesamaan akses pelayanan kesehatan secara adil dan merata sehingga, diharapkan dapat terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera. Wapres Ma’ruf Amin dalam arahannya menyatakan, sebagai salah satu program strategis nasional sejak 2014, JKN telah menjadi tonggak revolusioner dalam penataan layanan kesehatan masyarakat di Indonesia. Oleh karenanya patut berbangga, karena Indonesia menjadi salah satu negara dengan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan yang besar, sehingga hampir seluruh penduduk mendapat perlindungan kesehatan yang memadai. “Kedepan, kita harus terus dukung bersama pencapaian Universal Health Coverage yang ditargetkan RPJMN 2020-2024, yaitu sedikitnya 98 persen dari total populasi menjadi anggota JKN,” sebutnya. Pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah untuk mematangkan langkah strategis serta mengambil peran lebih dalam mendaftarkan penduduk rentan ke BPJS Kesehatan, utamanya yakni para penyandang disabilitas, warga usia lanjut dan masyarakat terlantar. Empat point penting disampaikannya sebagai landasan instruksi bagi para pemangku kepentingan. “Saya mengapresiasi komitmen penyediaan anggaran daerah untuk membayar iuran kesehatan, pendanaan yang kuat akan menjamin keberlanjutan program secara berkesinambungan,” lanjutnya. Kedua, pihaknya mengimbau, Pemerintah daerah harus memastikan seluruh pemberi kerja di wilayahnya untuk mendaftarkan peserta dan anggota keluarga sebagai peserta tanpa terkecuali. Selanjutnya, agar mendorong upaya peningkatan mutu layanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas kesehatan termasuk SDM kesehatan, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang bermutu dan yang terakhir BPJS kesehatan agar terus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh peserta Program JKN harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus membanggakan bagi bangsa Indonesia. Keberhasilan tersebut menjadi sebuah kebanggaan atas capaian yang berhasil diraih Tabanan dalam mengedepankan kesehatan masyarakat. Disampaikan oleh Bupati Sanjaya, angka yang mencapai hampir 99% ini merupakan kebanggaan di mana pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjalankan Visi Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani terbukti mampu memfasilitasi kebutuhan dasar masyarakat di Tabanan. “Buktinya kita sampai hampir 99%, ini artinya wujud yang nyata Pemerintah sudah sangat peduli dengan kesehatan masyarakat di Tabanan, kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan dari BPJS dan begitu juga Kepala Dinas dan OPD terkait, di mana kerja kerasnya selama ini sudah sangat luar biasa, kami dari Pemkab Tabanan ucapkan banyak terima kasih,” pungkas Sanjaya.(bpn) Read the full article
Wujudkan UHC, Wawali Arya Wibawa Ajak Maksimalkan Program JKN.
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR - Sebagai salah satu bentuk peran pemerintah daerah dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) serta memaksimalkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat, Pemkot Denpasar menargetkan seluruh penduduk Kota Denpasar dapat memiliki jaminan kesehatan. Demikian disampaikan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka sosialisasi Pelayanan JKN, UHC dan Pencegahan Kecurangan (Fraud) JKN di Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (12/1/2023). Kegiatan yang dihadiri pula Kepala BPJS Kesehatan Kota Denpasar, Muhammad Ali, OPD terkait, Camat se-Kota Denpasar, serta tenaga kesehatan di Kota Denpasar. Wakil Walikota Denpasar, Arya Wibawa mengatakan sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia No 01 Tahun 2022 perihal Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional bahwa Bupati dan Walikota diharapkan membantu menyukseskan keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional yang merupakan program strategis nasional dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional serta memastikan seluruh penduduknya terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional. Ia juga mengajak jajarannya dan seluruh elemen lapisan masyarakat untuk bersama-sama memberikan sosialisasi, edukasi, informasi dan advokasi kepada peserta JKN-KIS sehingga mereka mendapatkan manfaat dari program ini dengan optimal. "Dengan membawa KTP masyarakat yang telah terdaftar di BPJS dapat diterima dan tentu saja nanti dapat memudahkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan," ucap Arya Wibawa. Lebih lanjut Arya Wibawa mengatakan adapun capaian UHC sampai Bulan Desember Tahun lalu terdapat 98,93% masyarakat Kota Denpasar telah memperoleh perlindungan jaminan Kesehatan dengan menjadi peserta JKN-KIS. Cakupan kepesertaan tersebut termasuk penduduk miskin dan tidak mampu yang dibiayai oleh Pemerintah sebagai Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). “Meskipun capaian sudah memenuhi target kita harus terus memaksimalkan pelayanan sehingga komitmen kita untuk berkontribusi menyukseskan program JKN semakin nyata dan manfaat dari program JKN ini dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Denpasar,” ujarnya. Kepala BPJS Kesehatan Kota Denpasar, Muhammad Ali dalam kesempatan tersebut mengatakan, penduduk Kota Denpasar patut mengapresiasi dukungan dan peran Pemkot Denpasar beserta Perangkat Daerah dalam memaksimalkan Program JKN KIS. "Tidak lupa apresiasi disampaikan kepada Pemkot Denpasar yang telah bekerja sama untuk capaian UHC. Kedepan kolaborasi ini harus terus dilakukan untuk capaian UHC hingga 100% dan masyarakat bisa dilayani dengan maksimal," kata Muhammad Ali. Pihaknya juga mengapresiasi dalam hal peningkatan kualitas dan layanan di fasilitas kesehatan setempat. Selain itu, dibutuhkan pula dukungan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan stakeholders lainnya mengenai ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan JKN-KIS. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA Ayu Agung Candrawati mengatakan, sebagai informasi, untuk wilayah Kota Denpasar, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Denpasar telah bermitra dengan 137 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari 11 Puskesmas, 28 Klinik Pratama, 4 Klinik TNI, dan 3 klinik Polri, 1 FKTP BUMN, 52 Dokter Umum, 16 Dokter Gigi, 17 Rumah Sakit serta 5 Klinik Utama.(bpn) Read the full article
Raih Predikat UHC, 95 Persen Masyarakat Buleleng Terlindungi Program JKN
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Kabupaten Buleleng, Bali berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan RI. Predikat ini diraih setelah 95 persen dari total jumlah penduduk di Buleleng terlindungi oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Raihan itu terungkap ketika Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana yang didampingi oleh Sekda Gede Suyasa menerima piagam penghargaan predikat UHC dari Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan RI David Bangun di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (3/11/2022). Dalam sambutannya, Lihadnyana menjelaskan total jumlah penduduk Buleleng merupakan yang terbesar di Provinsi Bali. Tercatat jumlah penduduk Buleleng adalah 827.192 jiwa. Dari jumlah tersebut, yang telah mengikuti program JKN tercatat 786.578 jiwa atau 95,04 persen. Target nasional dari kepesertaan JKN ini adalah 98 persen dari jumlah penduduk. “Ini akan terus berproses. Kami berkomitmen mencapai target tersebut. Mudah-mudahan bisa secepatnya kita wujudkan,” jelasnya. Dalam hal penerima bantuan iuran (PBI) JKN dari pemerintah, harus bersumber dari data yang disajikan. Data yang disajikan juga harus menggambarkan kondisi dan fakta di lapangan. Proses dan upaya untuk mencapai target 98 persen melibatkan seluruh pihak yang terkait. Utamanya pendataan dari desa atau kelurahan. “Aparat di desa yang lebih tahu. Kita sisir semuanya. Oleh karena itu, kita menyusun pakta integritas bagi kepala desa agar kepala desa menyusun data yang sebenar-benarnya dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Lihadnyana. Sementara itu, David Bangun memaparkan kondisi kepesertaan secara nasional. Target nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) adalah 98 persen penduduk Indonesia terlindungi program JKN pada tahun 2024. Hingga Oktober 2022, sebanyak 247 juta jiwa sudah menjadi peserta program JKN. Jumlah tersebut baru 90 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 275,4 juta jiwa. “Masih delapan persen lagi yang harus dipenuhi targetnya oleh BPJS Kesehatan. Hampir 30 juta jiwa lagi,” paparnya. Dari jumlah penduduk yang telah menjadi peserta, sebanyak 96,5 juta merupakan peserta yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah pusat. Ini menjadi segmen peserta yang terbesar. Terbesar kedua adalah peserta yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah. Lebih dari 40 juta peserta masuk dalam segmen PBI pemerintah daerah. Berikutnya adalah segmen peserta dari pekerja swasta, PNS, dan PPPK. Kemudian, ada peserta mandiri. “Melihat komposisi itu, seluruh pihak terkait berkomitmen dan bekerja sangat keras termasuk pemerintah daerah,” imbuh David.(bpn) Read the full article
Utamakan Kesehatan Masyarakat, Pemkab Tabanan Sabet Penghargaan Universal Health Coverage
BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kepesertaan JKN-KIS sampai dengan 1 Agustus 2022 mencapai 95,35 % atau cakupan kepesertaan sebesar 442.185 jiwa dari jumlah penduduk sebanyak 463.766, Pemerintah Kabupaten Tabanan dianugerahi Penghargaan atas capaian Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2022. Penghargaan ini menambah koleksi piagam prestasi Pemkab Tabanan dibawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM,. Piagam penghargaan Universal Health Coverage (UHC) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tersebut, diserahkan secara langsung kepada Bupati Tabanan oleh Deputi Direksi BPJS wilayah Bali, NTT dan NTB Yudi Bastia, bertempat di ruang rapat Bupati setempat, Kamis (1/9/2022) pagi. Turut hadir saat itu, Ketua DPRD dan Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, Sekda, Asisten I, Inspektur Tabanan dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta Kepala Cabang BPJS dan undangan lainnya. Sebagaimana diketahui bersama, Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melaui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. Dimana sebagai penjabaran visi tersebut, Pemkab Tabanan berorientasi pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat dengan menjamin hak setiap masyarakat melalui jalan Tri Sakti, yakni Berdaulat dalam bidang politik, berkepribadian dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan, atas sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan hingga jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Capaian Universal Health Coverage (UHC) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2022 ini, dikatakan Sanjaya merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Tabanan di sektor Kesehatan dan Jaminan Sosial yang sangat patut disyukuri. Dimana hal itu berarti, bahwa Pemkab Tabanan telah memberikan jaminan kesehatan hampir kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Tabanan. “Manfaat dari status Universal Health Coverage (UHC) adalah masyarakat sudah bisa menikmati pelayanan kesehatan pada hari pertama terdaftarnya sebagai peserta, tanpa harus menunggu 14 hari lagi. Hal ini sangat membantu masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan yang mendesak,” ungkap Sanjaya. Selain itu, Bupati Sanjaya sangat menyadari, bahwa adanya suatu prestasi tidak hadir dengan kebetulan namun sudah tentu berkat kerja keras dari seluruh jajaran. Untuk itu, selaku Kepala Daerah, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi pada jajaran OPD dan semua pihak terkait. “ Saya juga menyampaikan terimakasih kepada BPJS Kesehatan atas kerjasama yang baik, dengan bersama-sama menjaga kesehatan masyarakat Tabanan,” tambah Sanjaya. Senada dengan Bupati Tabanan, Yudi Bastia selaku Deputi Direksi BPJS wilayah Bali, NTT dan NTB, mengatakan capaian ini merupakan wujud nyata Pemkab Tabanan hadir memastikan kesehatan masyarakat Kabupaten Tabanan. “Selanjutnya kami mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS di wilayah Tabanan agar penduduk di wilayah Kabupaten Tabanan terlindungi jaminan kesehatannya,” harap Yudi. Selain itu, dalam kondisi yang masih dihadapkan pada situasi pandemi, dimana Pemerintah Pusat dan daerah sedang berupaya untuk dapat segera memulihkan kondisi perekonomian. “Maka, program JKN merupakan salah satu strategi pemulihan ekonomi yang berfungsi juga sebagai jaring pengaman nasional. Dengan masyarakat yang memiliki JKN, maka akan lebih terlindungi sehingga dapat lebih produktif dalam meningkatkan sektor perekonomian di daerah,” imbuh Yudi.(bpn) Read the full article
⭐ 6 Tahun Pelaksanaan Jaminan Keseharan Nasional - Penyesuaian Iuran bedasrakan Perpres No.75 thn 2019 . Designed by Rian Ardiansyah. #JKNuntuknegeri #IndonesiaSehat #jaminankesehatannasional @theprakarsa Untuk sebuah harapan keadilan dalam pelayanan dan stabilnya pembiayaan. Masyarakat Indonesia sehat dan terjamin dalam pelayanan di banyak unit kesehatan. 💉💊⚖️☺️ . #desaingrafis #designerian #graphicdesign #artwork #logo #logodesign #rebranding #branding #dirumahaja #workfromhome #stayathome #kerjadarirumah #desainerindonesia #indonesiakreatif #pariwisataindonesia #wonderfullindonesia #platformkreatif #digitalcreator #logodesign #logotype #logogram #bandung (di Bandung) https://www.instagram.com/p/B_QT3pzhqwn/?igshid=1ubdp69cvj7gv