Istirahat
Berlarilah! Aku tidak akan berusaha mengejar sesuatu yang memang seharusnya pergi. karena dari awal tak pernah ada datang yang kau anggap sebagai sebuah pertemuan. Menghilanglah! Maka aku akan tenggelam dalam lautan peluh yang tercucur saat aku berusaha untuk terbiasa dengan ketidakberadaan wujudmu. Lenyaplah! Hingga tak terjangkau lagi oleh indraku untuk melihatmu, mendengarmu, bahkan memikirkanmu. Tidak, aku tidak membencimu. Hanya saja ada beberapa hal yang ingin aku hentikan. Memikirkanmu misalnya. Aku hanya butuh istirahat. Setelah semua lelah yang tersimpai di pundak rindu dan harap, hatiku terus-terusan goyah bagai diombang-ambing badai. Satu-satunya cara yang aku tahu agar tak lagi terluka adalah berhenti. Dan kini aku telah bersedia untuk melepas semua rasa. Maka aku mohon, Berlarilah! Menghilanglah! Lalu, lenyaplah! Aku butuh istirahat. Semoga selepas istirahat ini, aku tidak mencintaimu seletih dulu. Sukabumi, 15 Juli 2017















