Kalau nanti ketika seseorang hadir untuk berniat ngelamar lo, tapi lo masih ketakutan buat melangkah, mungkin itu petunjuk Allah bahwa bukan dia jodoh lo. Suatu hari nanti kalau ada yang bisa bikin lo nggak takut dan bisa bilang ya, itu dia jodoh lo yang sebenernya.
Jadi siapapun suami gw di masa depan, berarti dia udah berhasil menghapus ketakutan gw, gitu kan Gia? Akhirnya. Gw ngerti dan nggak takut lagi untuk mempersilakan “kedatangan”.
*tulisan dari hasil obrolan tahun 2012 lalu. Sengaja diketik dan disimpen di draft tumblr untuk diposting setelah menyatakan bersamamu. :)










