“
Ada kesepian di dunia yang begitu luasnya, hingga kamu dapat melihatnya dalam gerakan lambat jarum jam.
Orang-orang begitu lelah, terluka, baik karena cinta ataupun tidak adanya cinta.
Orang-orang tidak begitu bersikap baik satu sama lain. Orang kaya tidak bersikap baik kepada orang kaya, orang miskin tidak bersikap baik kepada orang miskin.
Kita takut,
Sistem pendidikan memberi tahu kita, bahwa kita semua bisa menjadi pemenang yang besar,
sistem tersebut belum memberi tahu kita, tentang jurang atau titik terendah dalam hidup,
atau teror dari satu orang yang menderita di satu tempat sendirian,
tak tersentuh, tak terucap.
Bumi telah memperingatkan kamu bahwa angin kencang dapat dengan mudah menumbangkan pohon dengan akar yang lemah, seberapa indah pohon itu.
Tetapi sekarang angin sedang tidak bertiup ke arah mu.
Memang ada kesepian di dunia mengalahkan luasnya bumi,
tapi itu bagi aku atau kamu, bagi bumi tetap bisa menampung luasnya itu,
karena aku dan kamu tinggal di bumi, menjadi bagian dari orang-orang.
Iya, ada kesepian di dunia ini begitu luasnya,
Tetapi saat aku bersama mu, dunia seperti itu tidak ada lagi di bumi.
“
Jarum Jam (Rama, 2024)













