Inilah beberapa macam jenis kulit manusia
Mengenali jenis kulit akan membantu kita dalam memilih produk perawatan kulit atau make-up yang sesuai. Terdapat beberapa jenis kulit wajah, yaitu normal/kombinasi, berminyak, kering, dan sensitif.
Jika memiliki jenis kulit normal, maka Anda termasuk yang beruntung. Kulit normal memiliki keseimbangan yang baik serta kadar air dan minyak yang tepat.
Kulit normal memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Tidak memiliki atau hanya sedikit memiliki noda
Tidak memiliki sensitivitas yang parah terhadap zat tertentu
Pori-pori hampir tidak terlihat
2. Jenis Kulit Berminyak
Klasifikasi kulit ini memiliki ciri-ciri antara lain permukaannya tampak seperti kulit jeruk, pori-porinya lebar dan terbuka serta dapat dilihat di bagian wajah manapun bukan hanya hidung. Joanna pun menyarankan pemilik kulit tipe ini untuk rajin melakukan eksfoliasi setidaknya dua sampai tiga kali seminggu. Jika bisa rutin pula pergi ke klinik kecantikan untuk facial setiap bulan agar terhindar dari jerawat.
Beberapa ciri-ciri jenis kulit kering diantaranya adalah:Pori-pori yang hampir tak terlihatKulit terlihat kusam dan kasarTerdapat bercak merahElastisitas kurangGaris-garis halus pada wajah lebih terlihatBila terpapar dengan faktor yang dapat mengeringkan, kulit akan mengelupas, pecah-pecah, gatal, iritasi, atau mengalami peradangan.
Bila bekas minyak hanya terdapat pada area T wajah (hidung dan dahi), maka kulit Anda masuk kategori tipe campuran. Jenis kulit ini merupakan tipe yang paling normal dimiliki banyak orang. Area T pada wajah selalu lebih berminyak daripada bagian lain, karena di sanalah kelenjar minyak terbanyak. Pipi Anda akan kering, sedangkan hidung dan dahi lebih berminyak.
Diagnosis kulit sensitif didasarkan atas gejala-gejala penambahan warna, dan reaksi cepat terhadap rangsangan. Kulit sensitif biasanya lebih tipis dari jenis kulit lain sehingga sangat peka terhadap hal-hal yang bisa menimbulkan alergi (allergen). Pembuluh darah kapiler dan ujung saraf pada kulit sensitif terletak sangat dekat dengan permukaan kulit. Jika terkena allergen, reaksinya pun sangat cepat.
Bentuk-bentuk reaksi pada kulit sensitif biasanya berupa bercak merah, gatal, iritasi hingga luka yang jika tidak dirawat secara baik dan benar akan berdampak serius. Warna kemerahan pada kulit sensitif disebabkan allergen memacu pembuluh darah dan memperbanyak aliran darah ke permukaan kulit. Berdasarkan sifatnya tadi, perawatan kulit sensitif ditujukan untuk melindungi kulit serta mengurangi dan menanggulangi iritasi.