Sugar Ray : When It’s (Not) Over
Band yang menjadi main event di IM3 Java Rockin’ Land 2013 hari kedua berhasil membuat fansnya, yang umumnya berasal dari generasi 90-an, heboh menikmati lagu-lagu dan aksi panggung mereka.
“We are long overdue!”, begitulah kata-kata dari sang vokalis, Mark McGrath, ketika ditanyakan pemikiran pertamanya ketika mengetahui akan beraksi di Indonesia. Ia mengaku bahwa sudah lama ingin konser di Indonesia namun selalu tertunda karena satu hal dengan lainnya. Mark juga mengatakan bahwa mayoritas aktivitas di social media terutama Twitter, berasal dari fans Sugar Ray di Jakarta. Itulah yang menyebabkan Sugar Ray sangat antusias dalam mempersiapkan penampilan mereka di IM3 Java Rockin’ Land 2013.
Walaupun penampilan mereka penuh dengan canda gurau, Mark McGrath tidak bercanda ketika Ia mengatakan di konferensi pers bahwa Sugar Ray akan berusaha semaksimal mungkin membawakan Sugar Ray Show terbaik. Dengan membawakan hits-hits mereka seperti “When It’s Over “dan “Every Morning”, Sugar Ray berhasil menciptakan suasana semangat dan menyenangkan di antara penonton. Rodney Sheppard sang gitaris yang sempat terpukul oleh lembabnya udara Jakarta pun terus dengan asiknya memainkan melodi setelah diberikan pelukan cepat sembuh oleh Mike.
Tidak cukup dengan lelucon-lelucon Mike di atas panggung, suasana semakin dimeriahkan karena ada dua penonton yang diajak naik ke panggung untuk mengikuti Sugar Ray Freestyle Karaoke menyanyikan lagu “Gangnam Style” dan “I Gotta Feeling”. Penampilan Sugar Ray di panggung diakhiri dengan membawakan “Fly”, lagu yang pertama kali membuat mereka terkenal.
IM3 Java Rockin’ Land seakan-akan menjadi batu loncatan dari comeback Sugar Ray setelah terakhir meliris album Music for Cougars empat tahun silam. Agenda terdekat dari Sugar Ray setelah menggebrak Indonesia adalah Under The Sun 2013, yakni sebuah maraton tour musim panas yang menampilkan artis-artis pengisi chart bagian atas di era 90-an. Sugar Ray juga sedang sibuk menyiapkan EP yang diharapkan bisa selesai akhir tahun ini. Di saat orang-orang mengira masa kejayaan Sugar Ray telah selesai, dimulai dari Indonesia mereka sukses membuat fansnya jatuh cinta lagi. When (we thought) it’s over, that’s the time we fall in love again!