How to get Juminhyo (住民票) in Japan? This step-by-step guide explains how to get your residence certificate fast. This is How you can easily get your Juminhyo.
seen from Türkiye
seen from Poland

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Germany
seen from China
seen from Brazil

seen from Norway

seen from Canada

seen from Canada
seen from Malaysia
seen from Netherlands

seen from Malaysia
seen from China

seen from Italy
seen from Romania
seen from Czechia

seen from Singapore
How to get Juminhyo (住民票) in Japan? This step-by-step guide explains how to get your residence certificate fast. This is How you can easily get your Juminhyo.
Bagi kita yang mencanangkan ambil studi ke Jepang, biasanya salah satu pertimbangannya memilih Jepang karena di negeri ini sangat ramah dengan keluarga dan pendidikannya bagus. Kebersamaan dengan keluarga bagi saya pribadi adalah sebuah hal yang harus diupayakan. Akan lebih bermakna jika beasiswa yang kita dapatkan manfaatnya tidak hanya untuk kita penerima saja, tapi bisa juga “dinikmati” untuk keluarga. Keluarga turut merasakan beasiswa dengan pengalaman di luar negeri dan juga pendidikan yang bisa didapatkan. Dan yang pasti perkembangan sang anak terus bisa kita bersamai bersama istri.
Tidak mudah untuk mengajak keluarga bersamman ketika kita berangkat pertama kali. Biasanya tantangannya adalah karena belum mendapatkan tempat tinggal yang layak untuk keluarga, karena apartemen yang fix di awal adalah single room dan yang paling penting adalah sulitnya mendapat COE karena itemnya banyak. Ada beberapa sensei yang mau menjamin dan menguruskan COE untuk si penerima beasiswa dan keluarganya, yang seperti ini patut dicoba dulu. Namun umumnya diminta berangkat dulu dan setelah itu (sekitar 3 bulan) keluarga bisa menyusul.
Jalan yang ditempuh untuk mengajak keluarga ada 3 yaitu;
Pertama, langsung berangkat dengan COE lengkap sebagaimana contoh kasus di atas. Sensei atau universitas membantu untuk menguruskan sehingga COE bisa terbit bersamaan dan amanlah berangkat ke Jepang. Begitu mendarat di Airport lansung bisa mendapatkan Residence Card sesuai waktu studi yang tertera. Kedua, langsung berangkat dengan visa kunjungan dan begitu datang langsung mengurus COE. Cara ini sangat riskan, namun ada teman yang sukses melakukannya. Syaratnya memang semua akomodasi di tempat tujuan sudah beres. Dan yang ketiga, mengurus COE keluarga setelah datang di Jepang. Cara ini yang sangat umum ditempuh oleh mahasiswa karena resiko bisa lebih diprediksi dan tentunya lebih nyaman untuk keluarga. Selisihnya paling cepat sekitar 2 bulan dari kedatangan kita.
Kali ini saya akan berbagi informasi mengenai bagaimana mendapatkan COE di Jepang, karena sudah saya lakukan dan buktikan sendiri, dan sukses tanpa revisi, oleh karena itu saya share ke temen-teman. Jalur yang saya tempuh adalah yang ketiga, dimana saya memilih datang duluan dan mempersiapkan segala sesuatu disini selama 1 bulan pertama dan kemudian mengurus COE di Tokyo Regional Immigration Bureau Tachikawa Branch Office. Saya masukkan berkas Senin tanggal 31 Oktober 2016 dan COE saya terima pada Selasa, 6 Desember 2016 atau proses berlangsung selama 5 pekan. Ada yang cukup 3 pekan saja dapat COE, tergantung memang dengan banyaknya aplikasi yang masuk saat itu.
Berikut persyaratan COE untuk mengundang keluarga ke Jepang;
Application Form (masing-masing).
Fotocopy dan terjemahan surat nikah (terjemahkan dalam bahasa Jepang, tidak perlu penerjemah bersertifikat).
Fotocopy dan terjemahan akte lahir (masing-masing), untuk syarat ini juga terjemahkan dalam bahasa Jepang, tidak perlu penerjemah bersertifikat)
Form Letter of Guarantee (masing-masing)
Fotocopy Paspor (masing-masing termasuk paspor kita).
Fotocopy dan asli Resident Card (zairyu).
Amplop A5 dan perangko 392 Yen (jika berkas lebih dari 1, misal saya kemarin 3 bekas, cukup 1 aja amplop dan perangkonya, perangko ditempelkan di amplopnya, tuliskan alamat di Jepang). Perangko bisa dibeli di kantor pos atau kombini.
Pasfoto 3×4 sebanyak1 lembar (masing-masing).
Surat Enrollment letter dari Kampus (tinggal print di mesin yang ada di kampus, bisa pilih bahasa Jepang atau Inggris, saya print yang bahasa Jepang).
Sponsor letter atau keterangan bahwa mendapatkan beasiswa (dan besaran monthly allowance jika ada).
Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan terjemahkan dalam bahasa Inggris.
Fotokopi saldo terakhir buku tabungan. Tidak ada harus sekian Yen. Saat itu di buku tabungan saya hanya ada 290 Yen karena kiriman belum masuk, dan ternyata tidak masalah (COE tetap keluar) karena mungkin lebih dilihat sponsor letter beasiswa itu.
Fotokopi dan asli Surat Juminhyo dari Kuyakusho. (Difoto-kopi untuk masing-masing), aslinya bisa disimpan.
Beberapa file syarat COE bisa di-download disini
Syarat di atas saya ikuti dan alhamdulillah lancar. Teman dari negara lain sampai memakai penerjemah yang bersertifikat, selain mahal, sebenarnya hal ini tidak perlu. Cukup kita saja yang menterjemahkan dan menandatanganinya. Berkas terjemahan selalu lampiri dengan fotokopian dari berkas asli. Karena pengajuan COE ini masing-masing, maka cek lagi untuk tiap anggota keluarga lengkap semua itemnya. Semoga sukses! Jika dalam 1 pekan tidak ada surat ke mailbox kita untuk melengkapi berkas, perlu bersyukur, berarti berkas yang dikumpulkan kemarin lengkap dan sudah diproses. COE akan jadi 3 pekan sampai 2 bulan.
Ada teman yang aplly COE namun lama ga jadi-jadi, dan karena kedatangan keluarga sudah tidak bisa ditunda lagi, ia langsung pulang ke Indonesia untuk menempuh jalan kedua. Jadi dari pilihan kedua seperti penjelasan sebelumnya, mau beralih ke yang pertama. Ternyata ketika pulang ke Indonesia, COE datang ke alamat rumahnya di Jepang. Ketika kembali ke Jepang dan ingin mengurus COE, prosedur menjadi rumit. Harusnya COE yang sudah diperoleh dipakai ketika hendak keluar airport di Jepang, namun kemarin masuk ke Jepang dengan visa kunjungan. Proses perpindahan status itu menjadi lebih berliku. Jadi COE memang diurus ketika yang bersangkutan belum masuk Jepang. Alhamdulillah, bisa diselesaikan dengan baik dan mendapat resident card, dan keluarga tidak perlu kembali ke Indonesia. Tentunya menguras energi juga meloby peraturan Jepang yang terkenal kaku, kadang tergantung kebijaksanaan petugas lapang. Hikmahnya untuk temen-temen semua, bersabarlah dengan proses yang sudah dipilih dan ditempuh.
Memasukkan berkas
Alhamdulillah, pulang setelah berkas diterima
Terima kasih kepada pak Ali dan mas Arie Wahyu yang memberikan detail syarat-syarat ini. Insya Allah keluarga kami segera berkumpul sebagaimana keluarga kalian yang sudah berkumpul.
Tokyo, 24 Desember 2016
Kelengkapan Membuat COE Jepang Bagi kita yang mencanangkan ambil studi ke Jepang, biasanya salah satu pertimbangannya memilih Jepang karena di negeri ini sangat ramah dengan keluarga dan pendidikannya bagus.
Obtaining your Juminhyo
So recently, Interac have been sorting out me exchanging my International Drivers Permit for a full Japanese Driving License. To do so (and for many other official things in Japan), you need a juminhyo, which is like a residents certificate.
Some people are given this automatically when they first register at their city office (and I recommend you ask for it when you do) but if not, it’s very easy to obtain!
I went down to my local city office today and asked the woman behind the counter for my juminhyo. My Japanese must have been very convincing because she handed me a form in Japanese and told me to fill it in! Having forgot my phone (aka my translator) and knowing near to no kanji, I came back to the counter a few minutes later with just my name and birth-date filled in. I told her I don’t speak Japanese to which she was like ‘ooooohhh, English!!’ and pulled out an English translation of the form. There wasn’t really much else to fill out though; just my address. She seemed to think this was enough and took my form away, giving me a little numbered piece of paper.
It took about 2 minutes for my number to be called, after which I was told to pay ¥300, and my certificate was handed over.
Easy peasy! Took about 10 minutes overall and cost near to nothing.
It looks like Interac are scheduling my driving license application day for December 25th (what a fun Christmas day that will be!) so I will keep you guys posted on what happens then.