Kalau Anda datang ke sebuah acara pesta yang hanya menyajikan roti. Anda pilih mana? Datang membawa kue sendiri, sehingga bisa menentukan bahwa ku yang dibawa adalah kue kesukaan kita. Atau Datang dengan tangan kosong lalu memperebutkan kue yang ada. Tapi, kue tersebut belum tentu disukai semua orang, termasuk juga Anda. Demikianlah seharusnya ketika Anda memutuskan untuk bergabung dengan sebuah Partai Politik. Datang dengan membawa massa sendiri atau mengharapkan massa Partai Politik? Ketika Anda datang membawa massa sendiri, kalau ada gerakan\arahan Partai yang tak sesuai dengan Anda, maka Anda tinggal pergi dan lompat saja ke Partai laih yang Anda anggap lebih sejalan dengan Anda atau Anda buat saja partai sendiri. Ketimbang Anda ribut-ribut namun tak juga keluar dari partai itu. Atau malah mengharapkan Anda di pecat lalu Anda akan memposisikan sebagai orang yang terdzolimi dan melakukan pengerahan massa secara massif. Kalau Anda bertahan di sebuah tempat yang tak lagi Anda sukai, maka itu artinya ada gangguan jiwa pada diri Anda. Ada hati yang rusak dan sedang sakit yang Anda bawa. Kalau tak suka tinggalkan. Jangan buat ribut. Kalau masih mau bertahan, tahankanlah apa pun dinamikanya. Jangan kita ikut membuat kacau warna harmoni yang telah dibangun sebelumnya. Wallahu'alam. Muhasabah diri untuk ku dan kalian #kaderdakwah. Wassalam Martony Calvein Kakomole Kuada.