Kampung Inggris (Part. 1)
Aku rasa, mayoritas dari kita sudah pernah mendengar tentang Kampung Inggris. Yang konon, semua warganya bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Lokasinya ada di Pare, Kediri. Dan beberapa minggu yang lalu, tepatnya tanggal 28 Agustus 2017—08 September 2017, aku berkesempatan belajar di salah satu kursus di Kampung Inggris tersebut.
Di sana, aku mengambil periode belajar selama 2 minggu. Dan selama kurun waktu tersebut, aku mendapat banyak pengalaman baru, teman-teman dari berbagai daerah, dan ilmu yang bermanfaat. Untuk masalah adaptasi, kebanyakan siswa hanya perlu waktu 1-2 hari agar terbiasa di sana. Cuacanya memang kadang ekstrim, seperti dingin banget pas pagi dan malam hari, kemudian panas dan berangin ketika siang dan sore hari.
Aku berangkat dari Pontianak ke Pare bersama dengan seorang temanku. Kami berdua mengambil kursus di Mr. Bob dengan paket 8-Up, yang berarti dalam sehari ada 8 kelas. Ini jadwal kelasku: 05.00 – 06.00: Morning Class 07.00 – 08.30: 3GP Class 08.30 – 10.00: Zip-zip Class 10.00 – 11.30: Pronun 1/2 12.30 – 14.00: Tic Talk 14.00 – 15.30: Speak Up 1 16.00 – 17.00: Evening Class 18.30 – 19.30: Diary Up Sebenarnya kelas utamanya hanya 5, tetapi karena kami mengambil paket camp, jadi ada tambahan 3 kelas di asrama.















