Aku tak mau meminjam kata-kata paling puitis sekalipun dari penyair manapun. Karena, kamu di tiap inci ingatanku, kamu di tiap bilik hatiku hanya aku sendiri yang tau. Biarlah tetap seperti itu, tanpa ada yang mampu meniru; kamu adalah 'kamuku' dan aku adalah 'kamumu'. Begitu selalu.
Nah, ini baru mewakili rasa yang menyumpat rapat dari tadi.









