Tidak ada kompetisi, sayang
Tapi ternyata sudah ada pemenang
seen from China
seen from Netherlands
seen from Maldives

seen from Japan

seen from United States
seen from China
seen from South Korea
seen from Israel
seen from Finland
seen from Greece
seen from Brazil
seen from Yemen
seen from Switzerland
seen from Canada
seen from Greece
seen from China
seen from Japan

seen from United Kingdom
seen from Australia
seen from China
Tidak ada kompetisi, sayang
Tapi ternyata sudah ada pemenang
Juni memang bulan dari ketabahan Sapardi membuatnya seperti bocah yang minta susu Merengek kehausan Di bawah langit yang terburu menurunkan pilu
Melapangkan hari dan hati untuk banyak orang, lambat laun seperti membuka pintu untuk para maling. Orang-orang merampas seisi rumah (kepala) menyisakan tabah dan sisa-sisa curian.
Tuan rumah berkata,
"sebagian tubuhku tolong berikan juga pada fakir-fakir kesepian yang lain."
Para maling saling menatap, betapa si empunya memiliki sudi yang abadi. Mereka memotong tubuh pemilik rumah, membagi-baginya menjadi; seperempat untuk validasi, setengah untuk mereka yang kehilangan arti, dan sisanya untuk manusia yang haus notifikasi.
Sampai pada waktumu habis, tidak ada kesempatan bagiku menjadi persinggahan atas kepulanganmu. Selamat tinggal sekali lagi, ya. Datang dan pulang tanpa permisi, semoga waktu yang tidak kau sisakan untukku menjadi bagian atas penyesalan yang berarti.
Kau mungkin satu-satunya kucing yang memiliki ribuan cara untuk kembali. Sering kau minta air karena kehausan, juga baju tebal karena kedinginan. Telah kusediakan rumah dengan pintu yang terbuka lebar agar kau dapat lebih mudah untuk keluar-masuk. Kau pun memanfaatkan persis seperti fungsinya;
Datang, makan, kenyang dan tuli, kemudian pergi.
Tidak dapat diprediksi kapan akan kembali.
Aku terlalu berani, terlampau menuntut pengertian-pengertian yang kau ukir dengan pena tanpa tinta. Sedang kau amat lugu, tak tahu cara memberi kasih yang adil dan lugas seperti momentum yang tersaji pada layar kaca kepunyaanmu.
Sejak kapan ia menjadi pencuri? Membobol ruang-ruang penting kehidupanku. Mengambil segala apa yang tersedia di sana. Ia hanya menyisakan selembar penuh kertas yang kuyup dengan cerita-cerita tentangnya.
Beberapa manusia memang sengaja mendikte kepergian dengan kesakitan permanen yang berkedok kenangan.
Ingin rasanya mematahkan seluruh jarum jam yang ada di dunia. Maka tidak ada waktu yang aku sembah. Seharusnya biarkan ia berjalan begitu saja, jangan ada detak yang mati suri. Jika sudah begini, masa lalu jadi suatu virus yang membahayakan kehidupan selanjutnya.
Sebelum turun, jika sempat kau permisi pada masinis yang mengantarmu pulang. Sebab; telah diusahakannya kereta itu melaju dengan cepat, terburu waktu temu untukmu dengan sesiapa yang aku pun tidak tahu.
Selamat tinggal, kedatangan.