TANTANGAN MASA DEPAN
nama : Raihana Jasmine Sule
nim : 16930057
kelompok : 108
Dalam lingkungan perkomplekan aku, masyarakat yang 'berada' dan yang kurang memiliki tempat tinggal yang jauh berbeda dalam segi kondisi, perkomplekan, dan suasana. bagi masyarakat yang berada, komplek yang ditempati pasti memiliki penjaga yang ikut mengawasi suasana. Jadi, akan dipastikan keamanan tersedia. Namun, orang yang 'kurang' memiliki wilayah mereka sendiri. Biasanya jalan menuju perumahan mereka melalui gang kecil dan muncul desa kecil disana.
Lain halnya dengan pekerjaan yang mereka miliki. Bagi yang tinggal di komplek, mereka biasanya memiliki usaha dengan pencapaian gaji diatas 7 juta rupiah. Sedangkan orang desa, mereka biasanya kerja sebagai ART di rumah perkomplekan dari masyarakat yang 'berada'.
Hal ini bisa menjadi tantangan masa depan karena perbedaan jauh penghasilan dan juga tempat tinggal dibedakan. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan akan semakin kecil jalanan yang dilewati. Apa yang terjadi jika kepala daerah memutuskan untuk membuat jalan batu transportasi dan merugikan desa karena rumah mereka di geser? Harus diketahui hal ini sedang terjadi di perkomplekan aku.
Isu ini sangat penting untuk diketahui karena bukan hanya diskriminasi yang terjadi trtapi juga merugikan masyarakat desa. Tetapi untung keberlangsungan perjalanan darat yang lancar, seharusnya penempatan desa lebih strategis untuk ditempati sebagai rumah. Meskipun penanggung jawab pelebaran jalan membayar ganti rugi pada masyarakat desa, solusi harus dicari dari kedua pihak.
Sebagai mahasiswa yang dibekali ilmu dan fasilitas yang memadai, kami bisa mengajukan keterberatan terhadap pergusuran rumah desa dan memberi solusi kepada penanggung jawab pelebaran jalan.










