Jalan Keluar
Tepat 1 bulan plus 7 hari lagi adalah tanggal 20 November. Rasanya biasa saja saat tanggal itu hadir di tahun 2011 *karena saya tidak ikut MK hehe*. Dalam waktu yang terus berjalan timbul lah secara perlahan emosi yang mengikat saya dengan mereka semua. Sebut saja mereka KAWUNG 2011. Bersama mereka, saya telah menjalani kerasnya kehidupan di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Tugas, kuis, workshit, lab, ngitung, ngoding, paper, presentasi, begadang, telat bangun, tidur di kelas, gak ikut uts, gak ikut uas, kelas ngulang, hingga ujian diulang satu angkatan SI hahaha
Lanjut lagi, entah kenapa ekosistem kampus membuat kami memiliki kelompok masing-masing. Namun, kami semua nyaman dengan hal itu, ya karena memang setiap orang punya kebutuhan yang berbeda dan pemikiran yang berbeda. Ya, wajar saja dan menurut saya itu sudah menjadi kodrat sosial manusia yang tidak bisa diubah dan memang tidak ada individu yang berhak mengubahnya (selama positif dan saling membangun satu sama lain). Justru menurut saya hal itu yang membuat angkatan ini berbeda dari angkatan lain. Setiap kelompok punya cita rasa masing-masing dan ketika di blend jadi satu alias ngumpul bakalan sedap sekali rasanya. Salah satu momen yang saya paling rasakan adalah berjuang bersama di Dekan Cup selama 2 tahun terakhir. Ini menjadi ajang keluar goa nya KAWUNG 2011 kalo kata Ujan sang ketang. 2 tahun berkontribusi, Puji Tuhan 2 kali juara umum berhasil disabet, ahay! Yang paling gila tahun terakhir sih. Persiapan minim, fokus kepecah banget karena pada sibuk skripsi dan fokus gimana caranya lulus hahaha Tapi ya, seperti yang saya bilang tadi, kalo udah ngumpul sedap sekali rasanya (plus dampaknya ke angkatan lain hehehe)
Kalo soal akademis ya gak perlu diragukan lagi lah kualitas angkatan ini. Isinya orang-orang ‘gila’ dan ada juga yang gila sih, tapi gila untuk sementara. Anggap saja yang gila itu lagi menikmati indahnya hidup setelah selesai mengerjakan tugas, kuis, uts, uas, dan beban berat lainnya sambil menghisap sebatang dua batang tiga bungkus lintingan tembakau di Parbel (yoiiii!). Ya, tiga foto teratas bisa mewakili siapa orang-orang gila ini hahaha Mereka adalah teman-teman terdekat seperjuangan saya. Bukan gila beneran kok, kami hanya selalu memikirkan kenapa bisa sampai kuliah di Fasilkom (Fakultas Ilmu Komputer). Merasa canggung sama kemampuan teman-teman kami yang ‘gila’. Cuma ketabahan hati dan kemauan untuk belajar yang masih membuat kami bertahan :) Untuk durasi waktu 4 tahun, rasa senasib itu membuat kami tidak ingin menyerah pada keadaan. Saat ada tugas, kuis, uts, atu uas langsung deh merapat hingga mampat di kosan atau kontrakan orang. ‘Culik’ satu orang yang pinter minta ajarin atau bertandang ke teman kami yang lain yang rasanya sudah menjadi asdos mata kuliah terkait hahaha
Benar-benar 4 tahun yang keras! Puji Tuhan kami bisa melaluinya dengan kemauan yang keras juga. Kemauan untuk menyadari bahwa hidup disini tidak untuk selamanya dan kami harus mencari jalan keluar dari kerasnya tantangan yang ada untuk melanjutkan hidup. Sekarang, mayoritas dari kami telah berhasil keluar dari jalan itu. Teman kami yang lain sedang berusaha menemukan jalan itu untuk keluar bersama-sama dengan kami. Saya yakin teman-teman yang masih disana akan sesegera mungkin menemukan jalan keluar tersebut. Keraskan kemauan dan niscaya kita akan bertemu di jalan yang sama AMIN
Terimakasih untuk 4 tahun bersama, KAWUNG 2011. Semoga keberhasilan kita menemukan jalan keluar bukan berarti kita semata-mata bebas dan keluar dari kerasnya kehidupan di negeri ini. Saya menaruh harapan besar kepada kalian semua untuk menemukan jalan keluar bagi negara ini untuk keluar dari kemiskinan, ketidakadilan, kebohongan, perpecahan, dan lain sebagainya. Sampai bertemu dengan cerita-cerita membanggakan, pemikiran-pemikiran menyegarkan, dan niat-niat melakukan perubahan untuk negara ini.
Salam,
110608818












