Pendidikan dan Pengalaman Organisasi
JURUSAN ADMINISTRASI NEGARA
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Pasca saya menyelesaikan ujian nasional SMA pada 2016 silam, saya langsung mengikuti tes pendaftaran masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Tes yang saya ikuti waktu itu ialah SBMPTN. Kebetulan dengan nilai saya yang cukup memadai, saya rasa saya mampu untuk mengikuti tes tersebut.
Setelah saya dinyatakan lulus tes, cukup lama waktu itu saya menunggu perkuliahan sebab ada beberapa tahap penerimaan lain yang kampus saya buka waktu itu. Waktu luang itu saya gunakan untuk mencari informasi tentang pengkaderan organisasi kampus yang kira-kira cocok dengan diri saya.
Singkatnya setelah saya menyelesaikan masa orientasi mahasiswa baru dan mulai aktif kuliah, saya memutuskan untuk ikut secara serius pada himpunan mahasiswa jurusan saya, Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (HIMANE).
Februari 2017 - Agustus 2018
STAF PENGURUS KADER - MANAGEMENT ASSOCIATE
HIMPUHAN MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA
Setelah menjadi kader selama semester pertama masa perkuliahan, saya memutuskan untuk mengajukan diri sebagai pengurus himpunan pada semester ke 2, dimana saya merasa sudah cukup beradaptasi dengan lingkungan dan sistem perkuliahan.
Saat itu saya dipercaya untuk menempati posisi Staf Pengkaderan. Dimana saya bertugas mencatat, mendata dan mengatur dokumen kader dan calon kader himpunan.
(Foto bersama perpisahan senior pengurus putri HIMANE - UPR)
Singkatnya, saya menempati posisi tersebut selama 3 semester masa saya berkuliah. Mungkin banyak yang bertanya-tanya mengapa saya bisa menempati posisi yang sama selama 3 semester berturut-turut. Alasan saya memutuskan untuk tidak mengajukan permohonan kenaikan jabatan atau pemindahan tugas jabatan adalah saya ingin tetap menyeimbangkan kuliah saya dengan organisasi saya.
Jangan sampai organisasi yang seharusnya menjadi "ekstrakulikuler" kampus menjadi penyebab terkorbannya kuliah yang merupakan kewajiban dari seorang mahasiswa.
Pada Agustus 2018, saya sudah memasuki semester 5, dimana kegiatan perkuliahan sudah mulai senggang. Saya memutuskan untuk mundur dari jabatan saya di HIMANE dan memberikan kesempatan bagi diri saya untuk mencoba peluang lain pada organisasi yang berbeda.
September 2018 - Juli 2019
PENGELOLA USAHA DANA DAN ANGGARAN DASAR RUMAH TANGGA
Masa awal memasuki semester 5 saya memutuskan untuk menekuni himpunan yang sejujurnya keanggotaannnya lama saya abaikan. Baik karena sibuk kuliah maupun sibuk dengan kegiatan himpunan sebelumnya.
Saya sesungguhnya sudah menjadi kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sejak awal masuk kuliah. Tetapi saat awal kuliah saya merasa agak terintimidasi dengan kegiatan HMI yang cukup padat dan terlihat memakan waktu teman-teman sesama kader HMI lain. Sehingga saya memutuskan tetap sebagai kader saja tanpa ada niatan untuk menjadi pengurus apalagi pengelola himpunan.
Dan seperti dugaan saya, kegiatan himpunan cukup padat dan tugas yang diberikan juga cukup banyak. Dengan menimbang posisi saya sebagai mahasiswa yang sudah melewati fase kuliah yang padat dan pengalaman saya pada himpunan sebelumnya, saya berinisatif untuk mengajukan diri sebagai pengurus himpunan.
Niat awal saya adalah agar adik tingkat saya yang masih memiliki jadwal kuliah yang padat bisa fokus pada kuliah dahulu, baru memikirkan himpunan. Sekaligus memberikan tantangan pada diri saya untuk menempati jabatan pengurus himpunan. Tetapi karena posisi pengelola banyak yang kosong karena yang menjabat banyak mengundurkan diri akibat harus mengulang mata kuliah. Terpaksa saya harus menempati posisi pengelola himpunan.
(Buka puasa Bersama pegelola HMI - UPR)
Menempati jabatan yang seharusnya ditempati oleh kader yang lebih senior tentunya tidak mudah. Banyak trial and error yang harus saya hadapi selama saya menjalankan tugas pada posisi ini. Dan mendapatkan banyak sekali bantuan dan dukungan baik dari junior maupun senior saya sssama kader himpunan.
Posisi yang saya tempati adalah sebagai Pengelola Usaha Dana dan Anggaran Dasar Rumah Tangga Himpunan. Tugas utama saya saat itu ialah merancang bentuk dan model usaha untuk dilaksanakan himpunan demi memperoleh dana KAS himpunan. Serta mengelola anggaran rumah tangga himpunan yang digunakan untuk melaksanakan usaha tersebut.
Kemudian mobilitas anggaran, perkembangan usaha serta keuntungan yang di dapat akan dilaporkan pada bendahara himpunan. Yang nantinya hasil keuntungan tersebut akan diputar kembali menjadi modal usaha himpunan.
Saya menjadi pengelola himpunan selama 2 semester. Memasuki semester 7 saya memutuskan mundur dari jabatan saya. Saya memilih untuk fokus menulis proposal saya dan mulai merancang penelitian skripsi saya.
Memasuki november 2019 saya mulai mengajukan skripsi pada Kartu Studi saya. Dan mulai merancang skripsi saya sedikit demi sedikit. Tapi siapa sangka kemalangan terjadi. Karena pandemi Covid-19 dan lockdowm yang terus diperpanjang, seminar saya yang seharusnya terlaksana pada April 2020 harus mundur ke November 2020.
Sidang skripsi yang seharusnya Februari 2021 mundur ke Juli 2021 karena pembimbing 1 dan 2 positiv covid bergantian. Tetapi berkat rahmat tuhan saya selamat tanpa pernah sekali pun positiv covid. Dan resmi menyelesaikan studi saya pada Desember 2021 sebagai Sarjana Administrasi Negara.
(wisuda bersama teman-teman)