KEMBALI
Berkelana jauh, aku termenung Mencari inti dari segala keajaiban Yang berkelindan, berangkai, menjuntai Mengapa aku yang terpilih?
Berehat sejenak, menatap Riuh rendah laluan para hamba Yang sibuk mencarinya, juga Dia Mengapa tak kunjung bertemu? Fikiran kacau, kalang kabut
Mendung berbadai Sanubari tertawan kuat oleh pertanyaan Menghantam, menghantui, merasuki
Hei!!
Siapa aku? Untuk apa aku disini? Kepada siapa aku menghamba? Apakah pada mereka? yang berlagak sok berkuasa. tapi sebenarnya fana. Semu belaka? Apa pada mereka? Yang seolah pemilik segala. Tapi, hanya ilusi, fiksi. Kepada benda itu? Yang katanya bisa mengendalikan segala masa
Kepada siapa?
Lelah. Menekur. Takluk. Membisu. Ditepian para makhluk yang sok tahu. Peperangan belum usai Nurani akan terus bergejolak Terhantui olehnya
Kepada siapa? Kepada siapa? Siapa? Siapa?
Dia










