Kerja Kelompok
Kerja kelompok adalah hal yang pasti dan selalu dihadapi oleh pelajar maupun mahasiswa.
Tujuan dari kerja kelompok adalah belajar bagaimana menghargai teman, belajar berkomunikasi dengan baik, bagaimana bekerja sama dengan orang lain, saling menjaga antar teman dan juga bagaimana berkomitmen.
Hasil akhir dari kerja kelompok adalah perasaan nyaman bersama teman satu kelompok dan tidak saling menyalahkan atau saling menggulkan diri sendiri.
Ada tipe anak yang suka mengerjakan tugas sendirian karena dia bisa dan dia tidak butuh orang lain untuk megerjakan tugas tersebut sehingga tugasnya dikerjakan sendiri dan tidak ada interaksi mengenai tugas tersebut dengan anggota kelompoknya. Saya pernah ada diposisi ini. Saya merasa, ah cuma kayak gini aja dijadikan tugas kelompok makin lama aja ngerjainnya.
Ada tipe anak yang bahagia jika ada tugas kelompok, karena bisa meringankan beban. Saya pernah ada di posisi ini. Dan saya merasa, untungnya ini tugas kelompok jadi gak terlalu banyak yang harus saya kerjakan.
Ada pula tipe anak yang super bahagia jika ada tugas kelompok karena bisa numpang nama tanpa harus ngerjakan. Sayapun pernah ada diposisi seperti ini, namun batin saya tersiksa di kemudian hari karena melalaikan tanggung jawab.
Ada juga tipe anak yang super sibuk pas diajakin ngerjakan tugas kelompok. Sehingga tidak ada waktu untuk sekedar absen muka saat kerja kelompok. Untungnya, Saya tidak diposisi seperti ini karena saya tidak sibuk 😂
Ada lagi yang tiba tiba ngerjakan tugas tanpa komunikasi dan saat diajak ngerjakan bareng dia membisu, tapii tiba tiba bilang. Ini udah selesai ku kerjakan semua. Anggota kelompok hanya ternganga kagum. Saya tidak pernah juga di posisi seperti ini, jikalau saya kerjakan sendiri seingat saya selalu berkomunikasi terlebih dahulu apa yang akan saya kerjakan supaya anggota kelompok juga tidak siyok karena merasa tidak dianggap.
Ada lagi, yang selalu telat saat janjian mau ngerjakan tugas kelompok. Nah, ini saya juga sering di posisi ini.
Dari beberapa tipe anak diatas, dapat disimpulkan bahwa kita harus saling memahami sifat sifat orang lain supaya tidak menimbulkan salah paham. Karena salah paham berakinat sangat fatal. Saya juga sering menggerutu ketika dapat teman kelompok yang tidak sesuai dengan harapan, namun dari mereka saya belajar bahwa tiap individu adalah unik. Tiap individu diberikan kelebihan dan kekurangan.
Ternyata dari tugas kelompok dapat diambil banyak sekali hikmahnya, saya sebagai mahasiswa di semester akhir pada perkuliahan episode kedua ini. Mengambil banyak sekali hal hal yang ditemui ketika kerja kelompok. Kuliah tidak melulu soal hitam diatas putih. Ternyata, orang pandai itu bukanlah orang yang selalu mendapatkan nilai A disetiap mata kuliah yang diikuti, bukan yang selalu menang debat sana sini, bukan yang paling tahu segala hal. Tetapi orang pandai itu luas, tidak terukur sengan selembar transkip nilai, tidak bisa dirata- rata dengan predikat "Sangat Memuaskan". Orang pandai adalah mereka yang mampu beradaptasi pada lingkungan, tidak arogan, bisa memahami orang lain, mampu mengalah dan bisa membuat orang lain di sekitar merasa nyaman dan aman. Janganlah merasa minder jika nilai yang terpampang diKHS bervariasi ada A sampai E. Karena yang kita butuhkan hanyalah semangat juang yang tinggi dan aksi nyata untuk kehidupan lebih baik.









