Maaf minggu lalu engga update ( ゚▽゚)/
Biar ga kelamaan, update kali ini pendek aja ya (*´▽`*)
Meskipun sudah lama kenal dengan nama-nama jadul para sekolah eks Sekolah Belanda,
Mimin baru belakangan ini aware mengenai cara yang tepat untuk mengucapkan nama-nama tersebut ( ´∀`)
Dan Mimin yakin kebanyakan dari kita kalau disuruh baca itu pasti pada salah baca (゚∀゚ )
The thing is, Bahasa Belanda punya cara baca yang beda dengan Bahasa Inggris.
It’s actually conveniently close with Bahasa Indonesia,
Jadi nama lawasnya Padz kalau dibaca sebenarnya kira-kira lebih dekat ke:
Alkhemene Midelbare skhol
Dibanding
Eljemein Midelbea Skul
Jadi kalau besok ketemu kosa kata Belanda di buku sejarah,
dibaca biasa aja. Chance are your pronunciation will be closer to original than if you pronounce it the English way
Oh iya, Jong Java dibacanya Yong Yava,
FYI aja sih ଘ(੭ˊ꒳ˋ)੭✧
Kali ini dengan karakter baru, Muin aka Madrasah Mu’allimin Jogja (/^▽^)/
Omong-omong, diantara saudara-saudaranya Muhi yang banyak itu,
Mimin pikir awalnya Muhi yang paling tua (゜▽゜;)
Tapi kemudian Mimin menemukan bahwa Muin ternyata lebih tua dari Muhi,
dan Muin ternyata anggota keluarga besar Muhammadiyah juga (゚∀゚ ) !!
(Mimin sudah kerap dengar nama Mu’allimin, tapi baru ngeh akhir-akhir ini kalau sekolah tersebut ternyata punya Muhammadiyah juga (゜▽゜;) )
Anyway, sebagai kakaknya sekolah-sekolah Muhammadiyah yang lain,
ada banyak hal yang bisa digali dari si Muin ini (゚∀゚ )
Tapi sepertinya lain kali saja akan dibahas dipost tersendiri,
mungkin... ( ´∀`)
Yo, seperti sudah dijanjikan~
Mulai hari ini akan ada series baru dengan Kesbang sebagai pemeran utamanya ( ´ ▽ ` )ノ
Sebenarnya, series ini adalah kelanjutan dari post yang ini
Berhubung Kesbang adalah anak baru dalam jagad persekolahan Jogja,
Mimin kira akan sangat menarik membuat cerita dimana Kesbang goes around and try to make some friends while dealing with the other schools antics and shenanigans ( ゚▽゚)/
Dan berhubung Padz tokoh utama webcomic ini,
so let’s just make him babysit Kesbang during the entire story ( ´∀`)
Next in Kesbang’s Book of Friends,
They’re going to visit Muhi!
Please look forward to it ヾ(*´∀`*)ノ
(NB. I know, I'm not creative with the series’ name)
Seperti yang sudah Mimin janjikan minggu lalu,
kali ini kita masih akan menyinggung dikit soal Kesbang
Mungkin banyak yang sudah tau kalau Kesbang-Semesta dan kawan-kawan adalah sekolah yang berafiliasi dengan yayasan Pasiad asal Turki.
Jadi Pasiad itu merupakan singkatan dari Pasifik Ülkeleri ile Sosyal ve İktisadi Dayanışma Derneği
yang mana Mimin juga ga ngerti cara bacanya (; ̄д ̄)
Tapi yang jelas yayasan ini merupakan yayasan Turki yang fokusnya meningkatkan kerjasama di bidang sosial-ekonomu gitu (。´∀`)ノ
Pendidikan juga termasuk di dalamnya.
Nah, salah satu hal yang kurang banyak orang tau,
Pasiad ini merupakan mitra kerjasama. Jadi mereka akan kasih bantuan pendidikan dan segala macam ke sekolah mitra mereka,
tapi yang mendirikan sekolah tersebut bukan Pasiad lho.
Kesbang dan kawan-kawan tetap didirikan oleh pihak-pihak di Indonesia yang pada akhirnya menjalin kerjasama dengan Pasiad-Turki
Sebagai contoh, Semesta itu didirikan oleh Yayasan Al Firdaus Indonesia.
Kalau di Depok ada SMA Pribadi, itu yang bikin Yayasan Yenbu Indonesia
Kesbang sendiri rumornya didirikan oleh Yayasan milik Probosutedjo,
tau kan? Itu tuh, adiknya Pak Harto...
Beliau juga yang punya Universitas Mercu Buana,
Nah sekarang kita tau alasan kenapa Kesbang rumahnya bisa mepet sama Mercu Buana ( ´∀`)
Anyway,
dengan demikian secara teoritis Padz harusnya juga bisa jadi sekolah mitra Pasiad...
Dia kan udah punya yayasan sendiri tuh, Yayasan Pendidikan Padmanaba (_´ω`)
Kalau dia mau, harusnya sih bisa mengajukan permohonan kerjasama ke Pasiad..
dan seandainya beneran goal,
hasilnya akan sangat... menarik
Sepertinya satu-satunya kendala kalau Padz mau jadi boarding school ya boarding house-nya itu sendiri ( ´∀`)
Oh sama izin dari dinas pendidikan,
karena bagaimanapun dia kan masih subordinate dari dinas pendidikan~
Ah iya, ada satu hal yang Mimin agak miss...
It seems that, sekolah negeri-pun juga bisa jadi sekolah Pasiad.
Contohnya Sragen Bilingual Boarding School di (duh) Sragen.
SBSS ini bentukan pemkab Sragen dan Pasiad, dan statusnya masih SMA negeri (ノ^∇^)
wah banyak juga ya yang diam-diam memperhatikan Kesbang-kun
Omong-omong soal Kesbang alias Kesatuan Bangsa,
well... entah kenapa Mimin merasa masih banyak anak Jogja yang belum menyadari keberadaannya.
Kecuali Teladan dan beberapa yang concern di bidang olimpiade sains (*´・v・)
Kesbang ini memang masih muda sih,
baru juga umurnya 3 tahun.
Meskipun begitu dia sudah membuat kegaduhan yang cukup besar di jagat olimpiade SMA DIY.
Seperti pernah Mimin singgung disini,
tahun ini Kesbang berhasil jadi penyumbang medali terbanyak kontingen DIY
(Posisi yang sebelumnya selalu dipegang Teladan)
Tapi di luar olim, Kesbang masih belum begitu ngeksis ( ´∀`)
misalnya di turnamen olahraga macam PAF (bukan PAF yang ini!) maupun DBL...
Selain itu rumahnya juga jauh dan agak mblusuk,
jadi wajar kalau SMA-SMA di kota masih belum aware dengan dia
entahlah, diantara SMA-SMA Jogja,
mungkin cuma Teladan yang paling aware dengan Kesbang
Omong-omong,
Kesbang itu semacam adiknya Semesta lho (。´∀`)ノ
mereka semacam satu franchise yayasan begitu.
mengenai hal itu , akan Mimin bahas di post berikutnya deh~