#tpn2017 hari 2 Sesi 1= Kelas Merdeka Belajar Topik *Belajar Mengelola Kelas Inklusi* Pemateri: Ibu Pia, Sekolah Cikal Praktik Sekolah Inklusi dipengaruhi oleh indikator sumber daya manusia yang berdaya dengan fasilitas yang memperhatikan bentuk kebutuhan dengan output Program Inklusi yang akan diterapkan. Penentu berjalannya sekolah inklusi adalah: 1. Kurikulum Kurikulum harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak. *bukan sebaliknya* anak menyesuaikan dengan kurikulum yang ujung2nya mengorbankan tahapan perkembangan anak yang semestinya. 2. Partisipasi Semua orang yang berada disekeliling anak berkebutuhan khusus harus dilibatkan. Mulai dari keluarga, teman bermain, guru, sampai dengan penjaga sekolah. Mereka adalah lingkungan yang mempengaruhi keberjalanan program inklusi. Dengan semua keterlibatan tersebut lingkungan akan mendukung keberjalanan, monitoring serta evaluasi yg menyeluruh. 3. Sistem Pendidikan Kebijakan sekolah dalam memberikan support keberjalanan program inklusi sangat menentukan. Kebijakan yang ditetapkan alurnya haruslah down to top (dr akar bawah baru ke atas). Semuanya bisa dianalisis dgn melakukan asesmen kebutuhan masing2 siswa yg berkebutuhan khusus. 4. Manfaat Program inklusi memberikan azas manfaat pembelajaran dan pengalaman hidup untuk semua aktor yg terlibat didalam lingkungannya. Mulai dr pembelajaran bagi ortu, guru, civitas akademik, hingga aktor lingkungan sprti tukang parkir sekolah, ibu2 kantin, dll. 5. Tanggung jawab Rasa tanggung jawab dalam menjalankan program inklusi ditanamkan bukan hanya pada guru yg mendampingi/mengajarkan. Tetapi pada semua org yg berada dilingkungan anak berkebutuhan khusus, terutama ortu dan teman bermainnya. Salah satu program belajar bagi siswa inklusi yg mungkin bisa diterapkan di sekolah Bapak/Ibu yg memiliki ABK adalah: program menyapa orang lain dengan cara yang benar. #temupendidiknusantara2017 #temupendidiknusantara #komunitasgurubelajar #KGBSumbar














