SAAT DUNIA MEMINTA UNTUK MENYERAH
Ada kalanya dunia berbisik pelan, Menyuruhku diam, memintaku tenggelam. Seolah berkata, “Lepaskan saja.” Dan lagi ia berkata, “Tak usah berjuang, tak usah mencoba.”
Angin berhembus, membawa rasa lelah, Menyisakan gelap, menggoda untuk pasrah. Namun di dalam dada, ada api kecil, Tak mau padam, meski hati terpencil.
Dunia merayuku untuk menyerah, Tapi langkahku takkan surut tanpa arah. Karena di balik malam yang tampak kelam, Ada cahaya fajar yang selalu datang.
Kusadari, kekuatan tak selalu berarti menang, Terkadang bertahan sudah cukup untuk tenang. Saat dunia meminta untuk menyerah, Aku menjawab dengan tabah, “Aku masih di sini, aku takkan menyerah.”
Sabtu, 12 Oktober 2024













