Festival Film Gadget diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai cabang dari kompetisi communication awards. Saya dan tim berhasil masuk dalam TOP 6 Nasional melalui Film 22.00 mewakili UIN Sunan Kalijaga. Film tersebut merupakan merepresentasikan minimnya toleransi mengenai warna kulit yang masih menjadi stigma dimasyarakat Indonesia. Dalam film tersebut saya berperan sebagai asisten sutradara yang mengatur jalannya film serta bertanggung jawab dalam casting pemain. Kami sepenuhnya menggunakan teknologi gadget dengan karya original.














