[Kuliah] Teknik Industri
Latar belakang pendidikan D3 saya adalah teknik komputer. Kenapa saya ingin lanjut kuliah lagi ke S1 itu karena saya masih suka dengan belajar dan memang saya berpikir pendidikan adalah suatu yang utama untuk diri pribadi, selain juga dorongan dari orang tua.
Mungkin banyak ga nyambungnya yah kenapa kok latar belakangnya teknik komputer malah mengambil ke jurusan teknik industri bukan malah mengambil sistem informatika atau teknik informatika. Hmmm… sebenarnya yang mendorong saya berminat untuk teknik industri adalah luasnya lapangan kerja dalam bidang itu, eitzzz ga berarti sistem informatika / teknik informatika lapangan pekerjaannya sedikit yah guys. Tapi hal sebenarnya yang mendasari diri buat ga memilih teknik informatika/sistem informasi adalah untuk menghindari yang namanya programming alias koding. Huaaa… rasanya jika saya ingat dulu kuliah D3 teknik komputer jika ada pelajaran ini saya langsung keringat dingin. Pokoknya banyak deh kejadian-kejadian yang “gag banget” yang saya alami dengan pelajaran yang bersangkut paut dengan dunia programming.
Nah makanya itu saya banting stir deh ke jurusan teknik industri. Eh…ternyata mata kuliah teknik industri ini sama melelahkannya juga seperti mata kuliah programming di teknik komputer dulu. Walaupun disini saya ga menemukan pelajaran tentang koding dan semacamnya, tapi ternyata mata kuliah di teknik industri ini sebagian besar menggunakan ilmu statistika sebagai dasarnya. Banyak sekali mata kuliah yang mengharuskan mata ini menjadi jeli dan teliti untuk menganalisa data-data yang berderet banyaknya dan menghitungnya dengan rumus-rumus statistika dan kamu harus tau itu sangat melelahkan. Data yang dianalisis bukan hanya sedikit, bisa lebih ada sekitar 100 data lebih yang dianalisa dan jika salah memasukkan rumus…ahh rasanya tuh…
Tapi saya benar-benar menikmati dunia saya yang satu ini kok. Saya menjadi orang yang selalu penasaran dan justru ingin cepat berkembang dengan keadaan yang seperti itu. Terus apakah saya merasa saya kembali salah masuk jurusan kuliah? Kali ini tidak. Yapz saya meyakini setiap jurusan punya tingkat kesulitannya masing-masing dan setiap jurusan punya standard tertentu yang mungkin efeknya untuk masa depan setiap mahasisw/i-nya. Saya selalu ingat apa kata dosen saya “kuliah itu bukan untuk mencari gelar melainkan untuk merubah pola pikir, nikmati saja prosesnya nanti akan berbuah manis di kemudian hari”










