Seketika itu kita kumpul, para perempuan-perempuan yang dekat tapi sebenarnya tidak juga--karena katanya yang dekat harus kenal dan menjalani hari bertahun-tahun dulu (Entah untuk hal pertemanan, atau hubungan lain). Bagaimana pendapatmu? Menurutku tidak untuk saat ini, karena percaya Allah yang mendekatkan dan mengikatkan hati-hati kita. Pun yang akan aku tuliskan di sini, adalah para perempuan yang entah kenapa Allah pertemukan, tapi aku percaya satu hal bahwa pasti akan ada alasan indah yang akan dicicipi untuk sebuah pertemuan. . Lalu, para perempuan itu melanjutkan perjalanan. Bayangkan--seperti di dalam suasana yang anggun dan lembut, penuh dengan warna shoft, bunga-bunga, udaranya seperti gambar yang ada di sini. Perempuan-perempuan itu membawa ransel tentu dengan kerudung yang menutupi mereka. Ketika berjalan, bukan jalan aspal yang ditemui, tapi rerumput hijau yang tipis tapi dijadikan jalan. Dan kita, tidak menaiki kendaraan apapun, hanya pelapah daun yang besar dan keras (seperti yang pernah aku mainkan jaman dulu daun dan dahan pohon ..) . Whoaa! Seperti ada dalam dunia kartun! Suasananya indah, penuh imajinasi. Para perempuan-perempuan itu menaikinya--berjejeran. Siut--siut--dijalan tapi ada supirnya, sekali lagi itu terbuat dari pelepah dahan pohon. Dan bayangkan kembali, itu jalannya rumput hijau lembut yang tipis. Ada juga yang berlawanan arah dengan kita. . Whosssh!! Jalannya terjal banget. Ini benar-benar terjal guys! Sampai penduduknya menyebut jalan naik-turun, dan sesuai dengan kondisinya, itu terjalnya seperti tebing keraton. Kita turun sambil bilang aaaaa, lalu belok kanan sedikit, belok kiri lagi sedikit, belok kanan lalu turun. Seperti sedang ada di Never Land! . Hujan menyapa lembut, kita duduk di Gazebo. Kita bertukar cerita. Asik. Lalu ada lelaki yang datang, itu teman kita juga, panggil saja Sam. Dia sibuk menghitung bersama Diana. Aku, Grace, Khajatina dan Nada masih bercerita. Tapi sayang jadwal para perempuan-perempuan ini sangat sibuk dengan pengabdiannya. "Yaudah kita selesaikan jadwal kita aja dulu sekarang yuk?" Ucap Diana . #lanjutdikomentar #DokterGigiMuda (di Anderson's Bay, Dunedin)












