we're not kids anymore.

oozey mess
occasionally subtle

izzy's playlists!
Keni
wallacepolsom
Sade Olutola
Mike Driver
TVSTRANGERTHINGS

祝日 / Permanent Vacation

JBB: An Artblog!

@theartofmadeline

PR's Tumblrdome
No title available
art blog(derogatory)
will byers stan first human second

No title available
NASA
Lint Roller? I Barely Know Her
AnasAbdin
seen from Iraq
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Nicaragua

seen from Singapore
seen from United States

seen from Pakistan

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@ruasruaskita
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni.
Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku. (via desisaraswatii)
"...bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah, dan ingatlah kepada Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung" (Q.S Al-Jumuah:10) . . Ketika Allah ciptakan bumi dengan segala keindahannya, aku ingin tertidur lemah di tangan-Nya. Ketika Allah ciptakan berbagai dinamika rasa, aku ingin kuat mencicipinya. . . . "Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Kapankah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat." (Q.S Al-Baqarah:214) #remainder #penguathati #muslimahtraveler #sabar #haruskuat #bersyukur #pasarfana . . Bumi saja indah, bagaimana dengan Surga? MasyaAllah.
Pada akhirnya, kehidupan ini hanya estafet pertemuan dan perpisahan. Tentang berbekal dan beramal untuk kembali pulang ke tempat yang telah Allah sediakan. Alhamdulillah alaa kulli haalin wa nastaghfirulloh alaa kulli dzambin
Lina Fatinah
KAPAL PEMUDA NUSANTARA 2017 Banyak cerita yang tersimpan di dalamnya. Dari mulai menjadi perwakilan kab/kota untuk tes tingkat Jawa Barat kami tes fisik di #JabarSport dengan lari 4 keliling, Push Up, Back Up, Sit Up. Dan setelah selesai kita langsung tes pengetahuan, benar-benar berasa mengepul di kepala. Tes pengetahuan? Ini nih yang membikin saya harus belajar dari awal. Karena berasa awam banget dengan ilmu Kelautan, Kemaritiman, Kebaharian. Whoaaa hehe. Tapi ini nih yang bermanfaat, karena menambah ilmu yang baru. Setelah itu, disisihkan siapa saja yang berhak masuk ke tingkat Jawa Barat. Dan Alhamdulillah saya diberi kesempatan oleh Allah untuk lanjut. Ada sekitar 40 peserta yang lolos, dan harus mengikuti Karantina di Hotel Endah Parahyangan. Selama Karantina 3 hari kami diinterview terkait personality, KPN, pengetahuan daerah, juga tentang kenegaraan. Lalu mempresentasikan essay yang sudah ditulis sebelumnya berkaitan dengan Kemaritiman. Dan tes Kebudayaan, menampilkan bakat apapun. Di sini saya menampilkan kombinasi antara Sajak Sunda, Puisi dan sedikit Tari. Saat Karantina juga kita tidak lepas dari olahraga, lalu di tes renang dan water trapen. Mantap pokoknya bagi aku yang haus pengalaman dan pertemanan. Hehe Setelah karantina kita dipilih 3 orang untuk lanjut mewakili Provinsi. Dan yang lolos adalah dari Kab. Bandung, Banjar, dan Bekasi. Alhamdulillah. Senangnya adalah 2 teman sekelompok yang lolos wk. Berbicara tentang kelompok kita adalah kelompok 4 yang paling heboh, dan terpilih yelyel terbaik juga kelompok yang ter-ontime haha. Punya ketua yang ahli yelyel @_rkurniawan , ada @lalpriansyah21 yang ahli ibadah , ada @adinegoronatsir yang demen makan sekalinya ngomong menancap di hati wk, ada @batariri agak kalem pandai menari hha, dan juga @ferizaali calon Jajaka Bandung dan @rizantyavianisa anak kelautan banget yang lolos menjadi delegasi Provinsi. Pokoknya Hebat untuk kita semua! Aku rindu! Tentu rindu juga sama semua teman KPN Jabar 2017 yang tidak bisa disebutkan satupersatu. 😂 Dah! 👋🏻 See you on top! #KPN #PPAN #Kemenpora #KapalPemudaNusantara #linafatinah #Jabarkahiji .
Satu langkah aku mendekat kepada-Mu, maka seribu langkah Engkau mendekat kepadaku.
Pada busur waktu. Tentang hati yang tidak pernah peka katanya, juga tentang kata yang tanpa permisi. Maafkanlah dengan lapang.
Lina Fatinah
Terkadang kita harus berterimakasih pada jarak. Karena dengannya kita lebih dekat dari senyatanya.
Lina Fatinah
Mojang Intelegensia Cianjur 2016. Semoga bisa mengemban atribut dengan amanah. Berat, tapi semoga bisa menjadi motivasi untuk semakin lebih baik dan lebih baik. Senantiasa mencari ilmu hingga tubuh ini terkulai di tangan-Nya. #MojangIntelegensia #MojangJajakaCianjur2016 #MokaJabar @mojangjajakacianjur @moka_jabar (di Hotel Cianjur)
- Tentang Kepergian - Di hari Ibu ini, ada sebagian yang langsung mengungkapkan kasih sayangnya secara langsung, atau via Telfon/SMS. Namun ada juga sebagian yang tidak bisa bertemu bahkan melalui telfon/SMS/MediaSosial sekalipun. Mereka adalah seorang anak yang telah ditinggalkan lebih dulu untuk selama-Nya. . Puisi ini dibuat ketika Ibu dari salah satu sahabat saya meninggal dunia. Saya menuliskannya penuh dengan asa. Bagaimana tidak sedih, ketika pertama sahabat saya diantarkan ke Pesantren, Ibunya berkata sembari menepuknepuk bahu "Nitip ya, saling jaga di sini". Suatu hari Ibunya sakit, lalu kemudian Subuh itu salah satu teman membuka pintu kamar dan menyampaikan perihal bahwa Ibu sahabatku meninggal. Tersontak kaget, sedih. Pagi itupun aku langsung melayat bersama teman-teman satu Pesantren. Sepulangnya aku membuatkan puisi ini untuknya, berharap membantu untuk menguatkan, bahwa benar ternyata setiap yang dicipta akan kembali pada-Nya. . Terantuk sahabatku. Semoga kita bisa berjumpa kembali dengan Ibumu di Surga. Aamiin. . Teruntuk kita yang Ibunya masih ada, mari bersyukur dan melakukan yang terbaik untuknya. Jika Ibu telah meninggalkan lebih dulu, mari kita berdoa untuknya, agar ditempatkan di tempat yang mulia, tidak lupa juga berdoa, karena amal jariyah yang tidak akan pernah terputus salah satunya adalah Doa anak soleh kepada orang tuanya. . #SelamatHariIbu #MotherDays #HariIbu #linafatinah #PerempuanDalamKata #HarmoniPuisi # kehilangan
- Tentang Kepergian - Di hari Ibu ini, ada sebagian yang langsung mengungkapkan kasih sayangnya secara langsung, atau via Telfon/SMS. Namun ada juga sebagian yang tidak bisa bertemu bahkan melalui telfon/SMS/MediaSosial sekalipun. Mereka adalah seorang anak yang telah ditinggalkan lebih dulu untuk selama-Nya. . Puisi ini dibuat ketika Ibu dari salah satu sahabat saya meninggal dunia. Saya menuliskannya penuh dengan asa. Bagaimana tidak sedih, ketika pertama sahabat saya diantarkan ke Pesantren, Ibunya berkata sembari menepuknepuk bahu "Nitip ya, saling jaga di sini". Suatu hari Ibunya sakit, lalu kemudian Subuh itu salah satu teman membuka pintu kamar dan menyampaikan perihal bahwa Ibu sahabatku meninggal. Tersontak kaget, sedih. Pagi itupun aku langsung melayat bersama teman-teman satu Pesantren. Sepulangnya aku membuatkan puisi ini untuknya, berharap membantu untuk menguatkan, bahwa benar ternyata setiap yang dicipta akan kembali pada-Nya. . Terantuk sahabatku. Semoga kita bisa berjumpa kembali dengan Ibumu di Surga. Aamiin. . Teruntuk kita yang Ibunya masih ada, mari bersyukur dan melakukan yang terbaik untuknya. Jika Ibu telah meninggalkan lebih dulu, mari kita berdoa untuknya, agar ditempatkan di tempat yang mulia, tidak lupa juga berdoa, karena amal jariyah yang tidak akan pernah terputus salah satunya adalah Doa anak soleh kepada orang tuanya. . #SelamatHariIbu #MotherDays #HariIbu #linafatinah #PerempuanDalamKata #HarmoniPuisi #
#OmTeloletOm #OmTeloletOm #OmTeloletOm Inspirasi bisa datang dari mana saja. Dan kali ini datang dari #OmTeloletOm. Berawal dari kebiasaan anak-anak kecil di Jepara menjemput senja dengan main bersama-sama di pinggir jalan. Ah ternyata, kebiasaan itu menarik dan menjadi tantangan. . Lalu aku tersenyum dan tertawa renyah setiap melihat berita di Televisi, Media Sosial. Melihat videonya membikin bibir ini merekah membentuk senyum. Aku melihat ketulusan dari mereka, menciptakan kebahagiaan dengan sederhana, bahkan yang dewasa pun ikut bermain asik dengan anak-anaknya. . Haha! Ada saja pembicaraan di dunia ini. Aku hanya mengambil hikmahnya saja. Asik juga ya, next time harus coba nih #OmTeloletOm . Bahagia = Dicipta + Sederhana + Sahaja . #harmonipuisi #perempuandalamkata #linafatinah @harmonipuisi @linafatinah #bahagia #sederhana #senyumceria
-Karena dikejar Jadwal Tak Selamanya Melelahkan- Seperti saat kita dikejar satu tugas dgn tugas lainnya, atau saat UAS masih saja dikasih tugas, pernah merasakan? . Atau saat banyak tugas tapi dikejar pertanggungjawaban di organisasi? Ah, njelimet deh kalau sdh ingat ke sana hehe. . Hari itu, 2 Desember 2016. Pukul 08.00-10.00 Saya diamanahi mengisi acara Achievement Motivation Training di MAN Cianjur, lalu hari itu juga saya harus kembali ke Bandung karena pukul 14.00 harus ngisi acara sebagai MC di acara Mahasiswa Pascasarjana UIN. . Ssst.. serasa kilat setelah mengisi acara aku langsung pamit dan kembali ke Bandung. Di tengah perjalanan sdh ditanyakan lokasi, sesampainya di Pesantren sudah ditanyakan lagi kalau acara mau dimulai. Whussh.. dgn tanpa persiapan, beruntung kalau ilmu MC sudah biasa diamalkan, hanya butuh poin-poin tertentu yg harus dibacakan. Di bunderan Cibiru sudah ada panitia yang menjemput, langsung caw. Dan akhirnyaaa taraa..acara pun saya buka. Hehe. . Tidak se-njlimet ketika dikejar tugas, karena ternyata dikejar Passion itu nikmat. Senikmat...(jabarkan apa yg nikmat bagimu), bagiku senikmat mencicipi coklat hangat dgn sekantung kenangan. So, you know lah passion itu apa.. satu kegiatan yg sangat digemari, dan tidak melelahkan bagi kita, bahkan bahagia dgn kegiatan itu. Nah seiring berjalannya waktu saya menyadari kalau Passion saya tuh salah satunya ngomong di depan orang banyak, dgn harapan bisa mengamalkan ilmu, menjadi diri yg bermanfaat sebaik mungkin. Semoga kita bisa memaksimalkan apa yg Allah amanahkan ke dalam diri kita berupa bakat yg ada. Bisa mengeksplorasikan, lalu brmanfaat utk diri kita dan org lain, juga nilainya kembali lagi kepada Allah dgn harapan menjadi amal jariyah bagi kita :) Aamiin. . Terimakasih tim yg sudah mempercayakan acara kepada saya baik sebagai Pembicara maupun MC dan moderator. Tiada lain hanyalah Allah yg sudah mengguratkan takdir seperti ini. MasyaAllah laa quwwata illaa billah. . Yuk, yg mau mengundang. Sangat ditunggu! (Iklan) 😸😽🙈 . #passion #PublicSpeaker #MC #MasterofCeremony #even #EO #hobi #bikinhobijadiduit #menelusurkehidupanfana #berkah #lillah #mudamulia Music by: @charlieputh
Seketika itu kita kumpul, para perempuan-perempuan yang dekat tapi sebenarnya tidak juga--karena katanya yang dekat harus kenal dan menjalani hari bertahun-tahun dulu (Entah untuk hal pertemanan, atau hubungan lain). Bagaimana pendapatmu? Menurutku tidak untuk saat ini, karena percaya Allah yang mendekatkan dan mengikatkan hati-hati kita. Pun yang akan aku tuliskan di sini, adalah para perempuan yang entah kenapa Allah pertemukan, tapi aku percaya satu hal bahwa pasti akan ada alasan indah yang akan dicicipi untuk sebuah pertemuan. . Lalu, para perempuan itu melanjutkan perjalanan. Bayangkan--seperti di dalam suasana yang anggun dan lembut, penuh dengan warna shoft, bunga-bunga, udaranya seperti gambar yang ada di sini. Perempuan-perempuan itu membawa ransel tentu dengan kerudung yang menutupi mereka. Ketika berjalan, bukan jalan aspal yang ditemui, tapi rerumput hijau yang tipis tapi dijadikan jalan. Dan kita, tidak menaiki kendaraan apapun, hanya pelapah daun yang besar dan keras (seperti yang pernah aku mainkan jaman dulu daun dan dahan pohon ..) . Whoaa! Seperti ada dalam dunia kartun! Suasananya indah, penuh imajinasi. Para perempuan-perempuan itu menaikinya--berjejeran. Siut--siut--dijalan tapi ada supirnya, sekali lagi itu terbuat dari pelepah dahan pohon. Dan bayangkan kembali, itu jalannya rumput hijau lembut yang tipis. Ada juga yang berlawanan arah dengan kita. . Whosssh!! Jalannya terjal banget. Ini benar-benar terjal guys! Sampai penduduknya menyebut jalan naik-turun, dan sesuai dengan kondisinya, itu terjalnya seperti tebing keraton. Kita turun sambil bilang aaaaa, lalu belok kanan sedikit, belok kiri lagi sedikit, belok kanan lalu turun. Seperti sedang ada di Never Land! . Hujan menyapa lembut, kita duduk di Gazebo. Kita bertukar cerita. Asik. Lalu ada lelaki yang datang, itu teman kita juga, panggil saja Sam. Dia sibuk menghitung bersama Diana. Aku, Grace, Khajatina dan Nada masih bercerita. Tapi sayang jadwal para perempuan-perempuan ini sangat sibuk dengan pengabdiannya. "Yaudah kita selesaikan jadwal kita aja dulu sekarang yuk?" Ucap Diana . #lanjutdikomentar #DokterGigiMuda (di Anderson's Bay, Dunedin)
Dari Mesir, German, London, Swedia dan Korea. Terimakasih doa dan dukungannya. Menyisihkan waktu di depan kamera untuk mendukung saya dalam pemilihan Mojang Jajaka Cianjur 2016. . Semoga di hari kemudian aku lah yang bisa hijrah menuntut ilmu ke negeri seberang. :" Aku pun masih menggenggam erat mimpi itu, entah terwujud atau tidak, aku hanya berusaha untuk meraihnya. . In frame: @irfanlsar @ralwiramadhan @mariettazsazsa @havidkoes @deden_imaduddin dan Fathi Thooriq adalah saudara sepupuku, kakak-kakakku dan adik tingkatku ❤ . Tetap dukung saya ya untuk Pemilihan #MojangJajakaCianjur2016 Dengan Cara: -Polling SMS Ketik: Moka 15D Kirim ke: 3988 Berlaku hanya untuk pengguna Telkomsel . - Via Media Sosial 1. Follow akun @mojangjajakacianjur 2. Like & Repost Foto ini (nomor urut 15D) Sertakan hashtag #Moka_15D . . Voting dibuka sampai tanggal 23 Desember 2016 Pukul 12.00 . #MojangJajakaCianjur2016 #MokaKameumeut #BangkitnaSinatriaBinangkit #Moka_15D .
Menasihati Diri
Menasihati Diri Berbicara tentang nasihat, aku melihat diriku tak pantas untuk memberikannya. Sebab, nasihat seperti zakat. Nisab-nya adalah mengambil nasihat atau pelajaran untuk diri sendiri. Siapa yang tak sampai pada nisab, bagaimana ia akan mengeluarkan zakat? Orang yang tak memiliki cahaya tak mungkin dijadikan alat penerang oleh yang lain. Bagaimana bayangan akan lurus bila kayunya bengkok? Allah Swt. mewahyukan kepada Isa bin Maryam, “Nasihatilah dirimu! Jika engkau telah mengambil nasihat, maka nasihatilah orang-orang. Jika tidak, malulah kepada-Ku.” Nabi kita saw bersabda, “Aku tinggalkan untuk kalian dua pemberi nasihat: yang berbicara dan yang diam.” Pemberi nasihat yang berbicara adalah Alquran, sedangkan yang diam adalah kematian. Keduanya sudah cukup bagi mereka yang mau mengambil nasihat. Siapa yang tak mau mengambil nasihat dan keduanya, bagaimana ia akan menasihati orang lain? Aku telah menasihati diriku dengan keduanya. Lalu aku pun membenarkan dan menerimanya dengan ucapan dan akal, tapi tidak dalam kenyataan dan perbuatan. Aku berkata pada diri ini, “Apakah engkau percaya bahwa Alquran merupakan pemberi nasihat yang berbicara dan juru nasihat yang benar, serta merupakan kalam Allah yang diturunkan tanpa ada kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya?” Ia menjawab, “Benar.” Allah Swt. berfirman, “Siapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepadanya balasan amal perbuatan mereka di dunia dan mereka di dunia ini tak akan dirugikan. Mereka itulah yang tidak akan memperoleh apa-apa di akhirat kecuali neraka. Dan gugurlah semua amal perbuatan mereka serta batallah apa yang mereka kerjakan” (Q.S. Hud: 15-16). Allah Swt. menjanjikan neraka bagimu karena engkau menginginkan dunia. Segala sesuatu yang tak menyertaimu setelah mati, adalah termasuk dunia. Apakah engkau telah membersihkan diri dan keinginan dan cinta pada dunia? Seandainya ada seorang dokter Nasrani yang memastikan bahwa engkau akan mati atau sakit jika memenuhi nafsu syahwat yang paling menggiurkan, niscaya engkau akan takut dan menghindarinya. Apakah dokter Nasrani itu lebih engkau percayai ketimbang Allah Swt.? Jika itu terjadi, betapa kufurnya engkau! Atau apakah menurutmu penyakit itu lebih hebat dibandingkan neraka? Jika demikian, betapa bodohnya engkau ini! Engkau membenarkan tapi tak mau mengambil pelajaran. Bahkan engkau terus saja condong kepada dunia. Lalu aku datangi diriku dan kuberikan padanya juru nasihat yang diam (kematian). Kukatakan, “Pemberi nasihat yang berbicara (Alquran) telah memberitahukan tentang pemberi nasihat yang diam (kematian), yakni ketika Allah berfirman, ‘Sesungguhnya kematian yang kalian hindari akan menjumpai kalian. Kemudian kalian akan dikembalikan kepada alam gaib. Lalu Dia akan memberitahukan kepada kalian tentang apa yang telah kalian kerjakan’ (Q.S. al-Jumuah: 8).” Kukatakan padanya, “Engkau telah condong pada dunia. Tidakkah engkau percaya bahwa kematian pasti akan mendatangimu? Kematian tersebut akan memutuskan semua yang kau punyai dan akan merampas semua yang kau senangi. Setiap sesuatu yang akan datang adalah sangat dekat, sedangkan yang jauh adalah yang tidak pernah datang. Allah Swt. berfirman, ‘Bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kenikmatan pada mereka selama beberapa tahun? Kemudian datang pada mereka siksa yang telah dijanjikan untuk mereka? Tidak berguna bagi mereka apa yang telah mereka nikmati itu.’ (Q.S. asySyuara: 205-206).” Jiwa yang merdeka dan bijaksana akan keluar dari dunia sebelum ia dikeluarkan darinya. Sementara jiwa yang lawwamah (sering mencela) akan terus memegang dunia sampai ia keluar dari dunia dalam keadaan rugi, menyesal, dan sedih. Lantas ia berkata, “Engkau benar.” Itu hanya ucapan belaka tapi tidak diwujudkan. Karena, ia tak mau berusaha sama sekali dalam membekali diri untuk akhirat sebagaimana ia merancang dunianya. Ia juga tak mau berusaha mencari rida Allah Swt. sebagaimana ia mencari rida dunia. Bahkan, tidak sebagaimana ia mencari rida manusia. Ia tak pernah malu kepada Allah sebagaimana ia malu kepada seorang manusia. Ia tak mengumpulkan persiapan untuk negeri akhirat sebagaimana ia menyiapkan segala sesuatu untuk menghadapi musim kemarau. Ia begitu gelisah ketika berada di awal musim dingin manakala belum selesai mengumpulkan perlengkapan yang ia butuhkan untuknya, padahal kematian barangkali akan menjemputnya sebelum musim dingin itu tiba. Kukatakan padanya, “Bukankah engkau bersiap-siap menghadapi musim kemarau sesuai dengan lama waktunya lalu engkau membuat perlengkapan musim kemarau sesuai dengan kadar ketahananmu menghadapi panas?” Ia menjawab: “Benar.” “Kalau begitu”, kataku, “Bermaksiatlah kepada Allah sesuai dengan kadar ketahananmu menghadapi neraka dan bersiap-siaplah untuk akhirat sesuai dengan kadar lamamu tinggal di sana.” Ia menjawab, “Ini merupakan kewajiban yang tak mungkin diabaikan kecuali oleh seorang yang dungu.” Ia terus dengan tabiatnya itu. Aku seperti yang disebutkan oleh para ahli hikmat, “Ada segolongan manusia yang separuh dirinya telah mati dan separuhnya lagi tak tercegah.” Aku termasuk di antara mereka. Ketika aku melihat diriku keras kepala dengan perbuatan yang melampaui batas tanpa mau mengambil manfaat dari nasihat kematian dan Alquran, maka yang paling utama harus dilakukan adalah mencari sebabnya disertai pengakuan yang tulus. Hal itu merupakan sesuatu yang menakjubkan. Aku terus-menerus mencari hingga aku menemukan sebabnya. Ternyata aku terlalu tenang. Oleh karena itu berhati-hatilah darinya. Itulah penyakit kronis dan sebab utama yang membuat manusia tertipu dan lupa.Yaitu, keyakinan bahwa maut masih lama. Seandainya ada orang jujur yang memberikan kabar pada seseorang di siang hari bahwa ia akan mati pada malam nanti atau ia akan mati seminggu atau sebulan lagi, niscaya ia akan istikamah berada di jalan yang lurus dan pastilah ia meninggalkan segala sesuatu yang ia anggap akan menipunya dan tidak mengarah pada Allah SWT. Jelaslah bahwa siapa yang memasuki waktu pagi sedang ia berharap bisa mendapati waktu sore, atau sebaliknya siapa yang berada di waktu sore lalu berharap bisa mendapati waktu pagi, maka sebenarnya ia lemah dan menunda-nunda amalnya. Ia hanya bisa berjalan dengan tidak berdaya. Karena itu, aku nasihati orang itu dan diriku juga dengan nasihat yang diberikan Rasullah saw ketika beliau bersabda,”Salatlah seperti salatnya orang yang akan berpisah (dengan dunia).” Beliau telah diberi kemampuan berbicara dengan ucapan yang singkat, padat, dan tegas. Itulah nasihat yang berguna. Siapa yang menyadari dalam setiap salatnya bahwa salat yang ia kerjakan merupakan salat terakhir, maka hatinya akan khusyuk dan dengan mudah ia bisa mempersiapkan diri sesudahnya. Tapi, siapa yang tak bisa melakukan hal itu, ia senantiasa akan lalai, tertipu, dan selalu menunda-nunda hingga kematian tiba. Hingga, pada akhirnya ia menyesal karena waktu telah tiada. Aku harap ia memohonkan kepada Allah agar aku diberi kedudukan tersebut karena aku ingin meraihnyg tapi tak mampu. Aku juga mewasiatkan padanya agar hanya rida dengannya dan berhati-hati terhadap berbagai tipuan yang ada. Tipuan jiwa hanya bisa diketahui oleh mereka yang cendekia. -Bidayatul Hidayah-
Alhamdulillah. MasyaAllah laa quwwata illaa billah. Mohon dukungan dan doanya :') Repost @mojangjajakacianjur (Calon Mojang - Dewasa) Selamat kepada : Anisa Gusnira Renita Anjarsari Lina Fatinah Nida Siti Nabila Siska Kusumayanti Sinta Fatimah Frira Tri islami Sri Wahyuni Lisda Nurdianti Mela Indriyani Luthfi Salsa Nada Shubiyah Dewi Puspa S. Virgindary Rahma Telah terpilih sebagai 14 Calon Finalis Mojang (dewasa) Kab. Cianjur 2016. Pastikan No. Handphone anda aktif untuk informasi selanjutnya. #MokaCianjur2016 #BangkitnaSinatriaBinangkit