Dan ini masalah yang paling serius:
Akhir-akhir ini aku lagi banyak masalah. But who doesn't? Manusia akan terus punya problem selama dia hidup.
Lucunya, masalah-masalah ini bukan masalah yang seharusnya jadi masalah, alias masalah yang gak penting sama sekali, seandainya aku lebih bisa jadi orang yang sabar dan pemaaf.
Not to be my defense, orang-orang ini gak sadar bertahun-tahun ketika aku sabar, mereka sadar setelah aku meledak. Bam! aku jadi orang jahat. Mereka gak sadar bertahun-tahun aku memaafkan terus sampai di titik jenuh, and I suddenly became overwhelmed, and I snapped.
Tapi untuk bertahun-tahunnya itu sendiri sebenernya menurutku gak penting-penting amat. Karena seharusnya aku masih bisa sabar dan memaafkan. Kesabaran memang ada batasnya, tapi itu karena ilmu kita yang terbatas. Pada saat itu, aku sebenernya lebih tau daripada orang-orang ini, dan seharusnya aku bersabar.
Masalah yang muncul akhir-akhir ini di sekitarku mostly karena akunya yang meledak, akunya yang jadi bom waktu.
I don't wanna be this person. This is not how I raised. I'm ashamed.
Sebenernya semua jawaban hidup ada di Surat Al-Isra, kalo aku lagi bingung tinggal nyontek aja padahal. But what makes me human is.. this forgetful behavior. Am I okay with my humanity side? Well, that's probably shouldn't be an excuse. I could do better.
Entah ke-berapakali-nya sekarang aku harus minta maaf lagi sama diri sendiri. Dan ini masalah yang paling seriusnya; menjadi pemaaf kepada diri sendiri.