Lorjhu', ya lorjhu musisi asal Madura yang membawakan tembang tembang berbahasa daerah (Madura), dua tahun ini berseliweran di ranah musik indonesia dengan album paseser yang berisikan 9 track lagu dengan nuansa khas folk namun berbahasa Madura, yg mendatangkan angin segar di industri musik indonesia, bagaimana tidak dia (lorjhu) dengan berani mengeluarkan album ini di tengah lesunya industri musik kita, sempat membaca di Pop hari ini Lorjhu atau nama aslinya Badrus Zelman yang lahir di Sumenep Madura ini sebenarnya sudah berseliweran di industri musik sejak awal 2010an dan akhirnya menemukan formula yang pas dengan Lorjhu ini.
Pertama kali mendengar musiknya saat tidak sengaja melihat strory gram dari Arie dagienkz sewaktu menjadi host di acaranya Synchronize radio, melihat gayanya dengan peci dan sarung, lalu iseng buka spotify ketik Lorjhu dan sisanya adalah kejutan, damn! (Sambil gebrak meja) walaupun sama sekali tidak mengerti apa yang didendangkan namun musiknya benar benar menampar saya yang sebenarnya sudah mulai agak malas mencari atau mendengar karya dari musisi musisi baru, di buka dengan "Kembang koning" yang bercerita tentang kehidupan di nelayan di pesisir pantai, "can macanan" atau harimau - harimauan yang katanya sering ada di acara pentas seni di madura (seperti barong di bali), dan "toron" sebuah lagu tentang kerinduan yang walaupun pertama kali saya mendengar saya tidak mengerti artinya namun saya sudah tau kalau lagu ini merupakan ungkapan sebuah kerinduan, kepada apapun itu.
Hebatnya lagi Lorjhu di gandeng oleh Demajors untuk merilis album ini, dan dengan rekaman yang menurut lorjhu sendiri dilakukan dengan biaya seminim mungkin dan rekaman seadanya album ini menjadi sangat terasa benar benar melekat bagi saya, jadi berpikir kalaupun album ini di kerjakan secara serius dan dengan biaya yang besar kira kira apa yang akan dihasilkan, saya kira pastinya akan lebih mewah dari segi sound, namun mungkin disinilah letak kehebatan album ini, dimana banyak musisi hebat yang mengawali karier dan albumnya dari sesuatu yang sederhana dan biaya seminimal mungkin, tidak berharap banyak tapi tetap berharap Lorjhu bisa mempertahankan pakem bermusiknya, mungkin bisa lebih dari ini.
Berikut saya sematkan juga link Spotify dari Lagu yang paling saya suka di album ini, "Toron"
















